Menggunakan Pendulum (3)

Penyelarasan
Lanjutan dari: Cara Menggunakan Pendulum


Karya Sig Lonegren

Disunting oleh: Bernard Prasodjo


Dalam menggunakan pendulum, langkah selanjutnya yang perlu Anda ketahui adalah penyelarasan (tuning in), ini sama seperti menyetel radio atau mencari frekwensi yang tepat. Di sini disediakan empat langkah persiapan atau pertanyaan untuk penyelarasan. Nyatakan apa yang hendak Anda lakukan, dengan harapan akan memperoleh jawaban ‘ya’, kemudian ajukan lagi tiga buah pertanyaan sederhana tapi penting berikut ini: ‘Dapatkah saya?’ ‘Bolehkah saya?’ ‘Siapkah saya?’

‘Dapatkah saya?’ terkait dengan apakah saya mempunyai kemampuan ‘DOWSING’ untuk memperoleh jawaban yang benar terhadap pertanyaan yang saya ajukan. (Ingatkah Anda masa-masa di sekolah dulu, “Bu guru, dapatkah saya pergi ke kamar kecil?” “Tentu, tetapi kamu tidak dapat pergi sebelum kamu menyelesaikan ulanganmu!”) Mungkin saat ini Anda sudah memiliki cukup kemampuan untuk menemukan cincin teman Anda yang hilang di suatu tempat dalam ruangan, namun mungkin Anda belum dapat melakukan DOWSING untuk sesuatu si masa yang akan datang, yang biasanya di sebut dengan “DOWSING waktu.” Pertanyaan ‘Dapatkah saya?’ memungkinkan Anda mengetahui apakah Anda sudah punya cukup kemampuan untuk melakukan hal itu.

‘Bolehkah saya?’ dilakukan untuk meminta izin. Saat ini nampaknya hal ini memang terasa kurang penting, namun di situ ada sesuatu yang bisa melengkapi para DOWSER yang sudah terbiasa dengan pertanyaan itu, dia akan memperoleh hal-hal baru yang bisa mengatasi kesulitan-kesulitannya. Kalau sudah tercebur dalam dunia esoterik, atau menggunakan pendulum untuk mencari jawaban atas fenomena yang tak dapat dijelaskan, merupakan hal yang sering kita alami, DOWSER yang mahir dapat melakukannya dengan baik, namun hal itu bisa membuat para pemula tersesat. Karenanya sangat bijaksana meminta izin terlebih dahulu sebelum memulai pertanyaan seperti di atas.

Mungkin ada masalah karma yang terkait di situ, karma bisa berarti perimbangan antara perbuatan baik dan perbuatan buruk, dan sebagai akibatnya kita harus menerima pelajaran dari situ. Mungkin Anda tergoda untuk mendapatkan nomor lotre harian yang cocok dengan memanfaatkan DOWSING, namun ingat, menggunakan kemampuan DOWSING atau intuisi bisa berakibat sebaliknya, “secara karma” pada tingkatan yang lain. “Bolehkah saya?” bisa membantu mencegah jangan sampai Anda terjerumus di daerah yang tidak ada manfaat positifnya bagi Anda.

Jadi siapa yang memberi Anda izin ketika Anda bertanya “Dapatkah saya?” Ada beberapa jawaban untuk yang satu ini, semuanya merupakan jawaban yang lemah, sama seperti jawaban atas pertanyaan “darimana datangnya jawaban DOWSING?” Perasaan saya mengatakan bahwa kita mempunyai pemandu spiritual yang terus mengawasi kita, sesuatu yang seperti berasal dari pribadi luhur (higher self) pada Huna, aliran spiritual Hawaii. Dalam setiap kejadian, nampaknya ada beberapa daya yang berkembang, yang berada di luar sana, terus memperhatikan kita, dan pertanyaan ‘bolehkah saya?’ memberi daya atau kekuatan itu kesempatan untuk berbicara secara langsung kepada kita, untuk membantu kita mempertahankan agar pertimbangan kita teap rasional.

Minta izin merupakan syarat penting saat kita menggunakan pendulum untuk melakukan penyembuhan, ini merupakan bidang lain yang membuktikan bahwa DOWSING merupakan sebuah cara yang penting. Tak ada hal yang lebih menjengkelkan atau mengganggu daripada ketika kita menghadiri konvensi tentang DOWSING dan tiba-tiba seseorang menghampiri Anda dan mulai melakukan DOWSING pada aura Anda, atau mengatakan sesuatu yang keliru mengenai diri Anda, sebelum bertanya apakah dia boleh melakukan hal itu pada Anda. Gangguan psikik pada privasi orang lain bukanlah hal yang boleh dilakukan begitu saja. Orang semacam itu adalah orang yang baru saja mempelajari sesuatu yang baru, dan mereka begitu bersemangat untuk memamerkan kepada orang lain apa yang baru saja diketahuinya (ingat bahwa saya tidak mengatakan “gnow” selama mereka belum belajar menjadi intuitif).

Izin merupakan hal yang sangat penting. Jadi sebelum memulainya, prosedur kita adalah: ‘Inilah yang ingin saya lakukan.’ ‘Dapatkah saya?’ ‘Bolehkah saya?’ Ada satu lagi pertanyaan penyelarasan, ‘Siapkah saya?’ Apakah saya sudah melakukan semua yang diperlukan agar memperoleh jawaban yang benar? Apakah masih ada hal lain yang diperlukan untuk melakukan penyelarasan? Yang terpenting adalah ini: Kita anggap bahwa sejauh ini Anda telah menerima tanggapan yang positif, dan bahwa sebenarnya Andalah yang telah mengajukan pertanyaan.

Namun, bagaimana kalau yang Anda peroleh untuk salah satu dari pertanyaan tadi adalah “tidak?” Jawabannya sangat sederhana. Kalau Anda percaya pada proses ini, dan Anda memperoleh jawaban ‘tidak,’ tetapi terus saja bekerja dengan pendulum Anda, makan Anda tidak dapat mempercayai jawaban yang diberikan. Jadi sebaiknya Anda mulai dari awal sekali lagi. Tunggulah satu sampai dua menit dan cobalah mengajukan pertanyaan sekali lagi, namun dengan cara yang sedikit berbeda, kalau Anda tetap memperoleh jawaban ‘tidak’ untuk salah satu dari keempat langkah penyelarasan, cobalah melakukan DOWSING dengan pertanyaan yang berbeda sama sekali, bisa mengenai topik lain, Nanti Anda bisa mengulang pertanyaan Anda yang semula.

Salah satu cara yang paling berkesan yang dapat Anda gunakan di mana Anda bisa melakukan DOWSING ketika Anda membaca tulisan ini adalah dengan cara mempertanyakan setiap proses atau gagasan yang sedang Anda baca. Salah satu buku terpenting yang pernah saya baca ketika saya mempersiapkan diri untuk menjadi guru pada tahun 1960-an adalah sebuah buku berjudul “Mengajar sebagai aktifitas yang subversif.” tulisan Neil Postman dan Charles Weingartner. Kegiatan subversif yang dimaksudkan buku itu adalah membuat murid sekolah dasar dan menengah berpikir untuk diri mereka sendiri. Ini benar-benar subversif karena ketika Anda berhenti berpikir bahwa tujuan utama sebagian besar sekolah saat ini adalah mengajar muridnya agar duduk dalam satu garis lurus, tetap tenang, dan memberikan jawaban yang diinginkan gurunya. Dalam keadaan seperti ini, berpikir benar-benar merupakan kegiatan yang subversif.

Untuk berpikir bagi diri sendiri, pertama-tama Anda harus mampu mendengarkan orang lain, baru kemudian mempersiapkan pikiran Anda sendiri mengenai kebenaran dari apa yang baru saja Anda dengar. Ini benar-benar merupakan konsep “gnostik.” Saya terbuka pada apa yang akan Anda katakan, namun pada akhirnya saya akan mengatur pikiran saya sendiri, terimakasih!” Dengan hal semacam ini dalam pikiran kita, Postman dan Weingartner memberi judul bab pertamanya dengan “Crap Detecting.” Ini merupakan salah satu cara yang saya sarankan kepada Anda ketika menggunakan pendulum sambil membaca tulisan ini.

Mari kita coba berlatih: Tentukan sendiri pentingnya langkah-langkah penyelarasan ini. Di sini, pertanyaan yang diajukan adalah: “Apakah pada saat ini keempat langkah penyelarasan ini bermanfaat bagi saya?”

Peganglah pendulum dalam posisi mencari. Katakan bahwa Anda ingin mengajukan pertanyaan berkenaan dengan keempat langkah penyelarasan ini. Itu adalah hal yang ingin saya lakukan. Saya ingin tahu apakah keempat langkah ini berguna bagi saya saat ini?”

‘Dapatkah saya?’ Apakah saya punya cukup kemampuan DOWSING untuk bisa melakukan hal ini?’

‘Bolehkah saya?’ ‘Apakah saya diizinkan melakukannya?’ Sekali lagi, mungkin nampaknya pertanyaan ini kurang relevan, namun ini merupakan bagian dari sebuah proses.

‘Siapkah saya?’ (kita anggap setiap kali Anda memperoleh jawaban ‘ya’) ‘Apakah langkah penyelarasan ini berguna bagi saya bila saya melakukannya saat ini?’


Apa jawaban yang Anda terima? Saya yakin bahwa sebagian besar dari Anda akan memperoleh jawaban ‘ya’ sepanjang latihan ini. Sebagian besar DOWSER di seluruh dunia menggunakan proses penyelarasan sama seperti yang kita lakukan. Bila karena ada suatu perubahan yang aneh, di sana-sini Anda memperoleh jawaban ‘tidak’ dalam latihan Anda, ulang sekali lagi seluruh proses setelah Anda membaca tulisan ini lebih lanjut.
Kalau Anda perhatikan, semua pertanyaan menggunakan kata-kata ‘pada saat ini’ (present tense). Mungkin saat ini Anda tidak membutuhkan proses penyelarasan ini. Mungkin Anda sudah cukup percaya diri bahwa sampai tahap ini respon yang Anda terima sudah akurat.

*

BERLATIH DENGAN TIGA MATA UANG LOGAM


Sekarang saatnya Anda berlatih melakukan DOWSING Anda yang sesungguhnya. Anda membutuhkan tiga mata uang logam (koin). Dua dengan nilai yang sama (kalau mungkin dengan tanggal keluaran yang sama), dan uang logam yang ketiga, dengan nilai yang berbeda.

Letakkan kedua uang logam yang sama dengan jarak kira-kira selebar telapak tangan. Pegang pendulum dalam posisi mencari, gerakkan pendulum (dengan sengaja) maju mundur di antar kedua mata uang logam tadi. Mulailah dengan sedikit ayunan dulu, tunggu sampai ayunan pendulum semakin melebar, seolah-olah ujung bandul pendulum mencoba mencapai uang logam tadi, Anda juga bisa merasakan daya tarik antara pendulum dan kedua uang logam itu.

Perhatikan betapa pendulum tertarik ke arah koin yang sama dengan kekuatan yang sama (kiri). Dengan koin yang berbeda (kanan), pendulum tertolak dan berayung menyamping di antara kedua koin.

Sekarang taruhlah mata uang yang ketiga (yang berbeda) menggantikan salah satu uang logam yang bernilai sama tadi. Yang terjadi bukanlah tarikan yang jelas ke arah kedua mata uang itu, kali ini pendulum Anda akan bergerak membentuk lingkaran atau berayun menyamping di antara kedua mata uang logam itu, atau bisa juga dalam gerakan lain. Tapi tidak akan terasa tarikan seperti yang terjadi sebelumnya, atau dorongan yang semula ada ketika pendulum bergerak di antara dua mata uang logam yang sama nilainya.

Berlatihlah dengan reaksi ini berulang kali. Pindah letak mata uang dalam posisi yang berbeda. Bagaimana reaksi pendulum Anda ketika Anda meletakkan tiga mata uang logam yang sama nilanya membentuk segitiga, dengan jarak lebih kurang selebar telapak tangan?

Anda akan menyukai latihan dengan tiga mata uang logam yang sama ini, dengan dua koin di antaranya sama tanggal keluarannya. Taruh semuanya di atas meja, dengan muka koin yang bertanggal sama menghadap ke bawah, kemudian acaklah, ambil dua di antaranya, tanpa terlebih dahulu melihat tanggal keluarannya dan lakukan DOWSING, cari tahu apakah kedua mata uang logam itu bertanggal sama atau tidak.

*

LATIHAN MELEMPAR KOIN


Untuk latihan ini, Anda membutuhkan seorang teman. Sebenarnya latihan ini merupakan latihan yang subversif, karenanya cara ini merupakan cara yang bagus untuk membuat seseorang tertarik pada DOWSING.
Anda membutuhkan sebuah koin, pendulum, pena atau pinsil dan selembar kertas untuk mencatat hasil latihan Anda.

Katakan pada diri Anda sendiri bahwa Anda ingin melakukan DOWSING untuk melihat apakah koin yang jatuh, menghadap ke atas ataukah telungkup. ‘Dapatkah saya?’ ‘Bolehkah saya?’ ‘Siapkah saya?’

Taruh koin di atas meja menghadap ke atas, pegang pendulum di atasnya, pendulum akan bergerak dari posisi ‘mencari’ Anda ke posisi ‘ya’ Anda. Sekarang balikkan koin Anda, perhatikan pendulum Anda sekarang bergerak ke posisi ‘tidak’ Anda (bisa saja responnya kebalikannya, itu tidak jadi soal).

Biarkan teman Anda membalik koinnya dan mencatat pada kertas apakah bagian muka atau bagian belakang yang menghadap ke atas. Ketika dia mencatat jawabannya, bertanyalah pada pendulum apakah koin itu menghadap ke atas atau ke bawah. Kalau jawabannya ‘ya’ pendulum akan bergerak ke respon ‘ya’. Bila menghadap ke bawah, pendulum akan bergerak ke respon ‘tidak’, beritahu jawaban pendulum ke rekan Anda agar dia mencatatnya. Lakukan ini sampai sepuluh kali, minta agar teman Anda tidak memberitahukan hasilnya sampai latihan ini selesai.


Anda punya kemungkinan “fifty-fifty”, jadi kalau tidak ada lagi yang bisa di DOWSE, Anda sudah punya kemungkinan benar atau salah sebesar 50%, kalau Anda memperoleh lebih dari 50%, itu bagus.

Tujuan sebenarnya dari latihan ini adalah untuk mengatasi kesalahan-kesalahan para DOWSER, terutama para pemula, itu bisa diibaratkan seperti naik sepeda, tak ada orang yang belajar naik sepeda tanpa terjatuh, itu merupakan bagian dari proses belajar. Juga definisi menjadi manusia yang terbaik adalah bahwa kita bukanlah makhluk yang sempurna (kalau tahu bahwa kita sempurna, kita tak akan ada di dunia ini). Jadi, sekali lagi, dalam jangka panjang, saya yakin bahwa tak ada DOWSER yang 100% akurat.

Jadi, kalau Anda tidak begitu berhasil dalam latikan koin tadi, cobalah lagi, hanya kali ini dengan lebih perlahan, santai saja, untuk berhasil mencapai teknik DOWSING, seperti juga kemampuan lainnya, tentu dibutuhkan waktu. Ingat! Bahkan Anda bisa meminta teman yang membantu latihan Anda berlatih tadi untuk mencoba menggunakan pendulum Anda!

———--

Komentar

  • noe  On Juni 7, 2012 at 12:37 pm

    terimaksih banyak.. sangat membantu. aku lg blajar main pendulum.. tapi otodidak

  • Jhon mmg  On Juli 25, 2013 at 8:38 am

    SYalam admin..tlg jelaskan bahan buat pendulum yg paling benar pake apa ya??..kayu..besi logam atau plastik?? Trims

    • Prana Indonesia  On Juli 28, 2013 at 6:49 am

      Bahan untuk pendulum bisa apa saja, yang penting jangan terlalu ringan, bahkan kita bisa menggunakan cincin, tutup botol, bahkan kerikil untuk dijadikan pendulum. Yang penting adalah pemrogramannya…

  • Jhon mmg  On Agustus 19, 2013 at 7:42 pm

    Syalam admin..kira2 sy butuh waktu brapa bulan lgi utk lebih memperdalam lagi penggunaan pendulum agar lebih sempurna memberi informasi..sampai saat ini sy uda 2 bulan berlatih pake pendulum tp hasilnya blom memuaskan..mohon pencerahan admin

  • Jhon mmg  On Agustus 19, 2013 at 7:57 pm

    Maaf admin..sy mau minta contoh kalimat yg benar utk bertanya dan meminta info dari pendulum agar pendulum dgn benar memberi jawaban tepat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 150 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: