Mogok di Tengah Hujan

Suatu malam, waktu sudah menunjukkan pukuk 23.30, seorang wanita lanjut usia berkulit hitam berdiri di di sisi jalan bebas hambatan berusaha menahan hujan angin dengan payungnya. Mobilnya mogok dan dia sangat membutuhkan tumpangan.

Dengan pakaian basah kuyub dia mencoba menghentikan mobil yang lewat. Seorang pria muda berkulit putih berhenti untuk menolongnya, hal ini sangat langka terjadi di tengah suasana konflik di tahun 1960-an.

Dengan ramah pria itu mengantarnya sampai ketujuan. Nampaknya wanitu itu sedang sangat terburu-buru, tetapi tetap menyempatkan untuk mencatat alamat pria tadi, lalu mengucapkan terimakasih.

Tujuh hari sejak peristiwa itu, terdengar ketukan di pintu rumah pria tadi. Pria itu sangat terkejut, sebuah TV besar dikirimkan ke alamatnya. Ada pesan yang tertempel di TV itu:

“Beribu terimakasih telah menolong saya beberapa malam yang lalu. Hujan itu tidak saja membuat pakaianku basah kuyup, tetapi juga semangatku. Namun kemudian kamu datang. Dan berkat kamu, aku dapat sampai ke sisi tempat tidur suamiku yang sakit keras, kami dapat bersama sejenak sebelum akhirnya dia wafat. Tuhan pasti memberkatimu karena telah menolongku dan tanpa mementingkan diri sendiri membantu orang lain.”

Salam hormat, Ny. Nat King Cole.

———-

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 62 pengikut lainnya.