Pemanasan Global

Oleh : Bernard Prasodjo (MP 38 )

Dari berbagai sumber.

ANCAMAN BAGI UMAT MANUSIA DAN LINGKUNGAN HIDUP

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan Pemanasan Global?

Secara singkat dapat dikatakan bahwa pemanasan Global adalah meningkatnya suhu permukaan bumi yang diakibatkan oleh menumpuknya gas-gas yang menimbulkan efek rumah kaca di lapisan atmosfir bumi, ini mengakibatkan panas bumi tertahan di lapisan bawah atmosfir, yang pada gilirannya menyebabkan naiknya suhu bumi.

Penyebab Pemanasan Global

  • Sangat banyak Carbon Dioxida (Co2) yang dihasilkan oleh pembangkit listrik yang menggunakan bahan bakar fosil. Batu bara menghasilkan CO2 paling banyak dibandingkan gas alam dan minyak.
  • CO2 yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor. Karenanya gunakanlah kendaraan bermotor yang hemat bahan bakar. Menurut penelitian, setiap gallon bahan bakar menghasilkan 10 kilo CO2.
  • CO2 yang dihasilkan oleh pesawat terbang. Diperkirakan pesawat terbang menyumbang pada pemanasan Global sebanyak 3,5% dan diramalkan menjadi 15% di tahun 2050.
  • CO2 yang dihasilkan gedung bertingkat. Struktur gedung bertingkat menyumbangkan 12% emisi CO2.
  • Methane (CH4). Kalau CO2 merupakan gas rumah kaca yang utama, CH4 ada di peringkat kedua. Gas CH4 dihasilkan oleh sawah, kotoran sapi, bakteri dalam lumpur dan produksi bahan bakar fosil. Di seluruh dunia padi ditanam di sawah yang digenangi air, ini menyebabkan terjadinya kondisi anaerobic di mana oksigen terperangkap, sehingga zat-zat organik di tanah membusuk, keadaan ini mengakibatkan terlepasnya CH4 ke atmosfir.
  • Meningkatnya uap air di atmosfir. Uap air merupakan gas rumah kaca yang paling kuat di planet ini, peningkatannya di atmosfir dipicu oleh CO2, CH4 dan gas rumah kaca lainnya. Uap air menahan panas yang diperangkap oleh semua gas rumah kaca.
  • Gas rumah kaca yang lain adalah Nitrous Oksida (N2O), gas yang tidak berwarna dan tidak mudah terbakar dengan aroma yang manis, gas ini lebih dikenal dengan “gas tertawa” yang kadang digunakan sebagai anestesi. Secara alami gas ini dihasilkan oleh laut dan hutan. Gas ini juga dihasilkan dalam produksi asam nitrat dan nylon, juga hasil penggunaan pupuk di pertanian. Di atmosfir N2O ini diurai oleh sinar matahari.
  • Penggundulan hutan. Setelah emisi karbon yang disebabkan oleh kegiatan manusia, penggundulan hutan merupakan penyebab menumpuknya CO2 di atmosfir yang berikutnya. Setiap tahun kita terus kehilangan hutan tropis seluas negara Italia. Dengan bantuan sinar matahari, di siang hari hutan dan semua tumbuhan menyerap CO2 dan mengeluarkan oksigen. Dengan berkurangnya hutan maka semakin banyak CO2 yang tak terserap, dan masuk ke atmosfir.
  • Permafrost. Permafrost adalah struktur padat dari tanah yang membeku yang berada ribuan kaki dibawah permukaan tanah di daerah dingin seperti di Alaska, Kanada, Siberia, Skandinavia dan lain sebagainya. Karena suhunya meningkat, dia menjadi lunak dan melepaskan karbon yang sudah ribuan tahun diikatnya.
  • Tundra. Tundra adalah padang tanpa pohon yang terdapat di Arktik (kutub Utara) dan Subarktik. Diperkirakan ada 50 milyard ton karbon yang tertahan di tundra yang membeku itu. Namun, karena meningkatnya suhu sejak tahun 1980 yang lalu, diketahui bahwa tundra mulai melepaskan CO2 ke udara.

Bersambung:

Akibat Pemanasan Global (Klik di sini…)

———-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 144 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: