Plastik #2: HDPE

Disadur dati tulisan Chad Norman yang diposting di http://www.gogreencharleston.org/ tanggal 9 Oktober 2007.

High Density Polyethylene (HDPE), juga dikenal sebagai plastik #2, merupakan plastik kedua yang paling banyak digunakan setelah PET (plastik #1). 95% botol plastik yang dijual di Amerika kalau tidak HDPE tentu PET, dan itu dalam jumlah botol yang sangat banyak. Meskipun penggunaannya meningkat, HDPE hanya menyumbang kurang dari 1% pada sampah keras di permukaan tanah. Itu berarti bahwa program daur-ulangnya berjalan dengan baik!

Bahan apa yang digunakan untuk membuatnya?
HDPE adalah High Density Polyethylene – resin yang liat, kuat dan kaku yang berasal dari minyak bumi, yang sering dibentuk dengan cara meniupnya. Rumus molekulnya adalah (-CH2-CH2-)n.

Digunakan untuk apa saja?
HDPE dapat ditemukan pada cerek susu, botol detergen, botol obat, botol oli mesin, botol shampoo, kemasan juice, botol sabun cair, kemasan kopi dan botol sabun bayi.

Dapatkah itu di daur-ulang setempat?
Ya, plastik dengan label #2 dapat didaur-ulang. Di berbagai tempat, tersedia tempat-tempat untuk mendaur-ulang plastik jenis ini, bahkan mereka menjemputnya di tempat untuk kemudian setelah terkumpul mereka bawa ke tempat daur-ulang.

Seperti apa wujudnya?
HDPE biasanya berwarna pekat, tidak tembus pandang, dan dapat muncul dengan berbagai warna – walau biasanya berwarna putih. Tetapi bisa juga setengah transparan, seperti pada cerek air. HDPE terasa lebih lunak dibandingkan PET, dan cirinya tidak mudah penyok seperti pada botol air #1. Di bawah ini ada beberapa contohnya:

Apa pentingnya hal ini?
Kalau kita tidak bisa mengurangi konsumsi kita secara berarti atau memakai ulang botol-botol bekas, upaya terakhir kita adalah dengan mendaur-ulangnya. Menyingkirkan benda-benda ini dari tanah merupakan jalan termudah mengurangi jejak karbon kita, karena ada begitu banyak botol yang dibuang ketempat sampah. Pada tahun 2001, Amerika menghasilkan lebih dari 1.980.000 ton HDPE tetapi hanya mendaur-ulang 380.000 ton saja. Saya kira kita dapat menguranginya dengan mendaur ulangnya dengan seksama. Kita dapat menggunakannya kembali dengan cara memanfaatkannya sebagai berbagai macam benda seperti pipa pembuangan, flm, komposit kayu dan plastik, botol detergen, palet, botol oli, pena, bangku, kandang anjing, tempat sampah dan sebagainya.

Ingin tahu lebih banyak?
Seperti biasanya, situs Waste Age menyediakan informasi lengkap tentang HDPE. Baik Wikipedia maupun Earth Odyssey punya informasi menarik, Anda bisa juga mengunjungi situs Recycler.

———-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 151 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: