a. Tindakan yang adil

Pada saat mereka berumur dua atau tiga tahun, anak-anak bereaksi ketika mereka merasa bahwa wilayah mereka, hak mereka dan rasa keadilan mereka dilanggar.

Di rumah, di tempat bermain, atau di sekolah, seringkali kita dengar mereka berteriak, “Itu tidak adil!” Secara alami mereka melindungi hak mereka, anak-anak dapat belajar menularkan pesan moral seperti itu kepada yang lain.

Anda dapat mengajar anak-anak Anda bahwa orang yang punya etika melakukan apa yang benar dan adil.

Walau tugas orang tua di zaman modern ini tidak semudah seperti yang terdengar, atau tidak seperti dulu lagi.

Dalam sebuah masyarakat yang mempunyai berbagai definisi yang berbeda, begitu banyak kepentingan yang saling berlomba, ada demikian banyak tuntutan yang saling bertentangan – ketika pengadilan bahkan terhambat oleh perlawanan hukum yang menuntut kebenaran keadilan menurut versi mereka sendiri – bagaimana Anda dan anak-anak Anda tahu sesungguhnya mana yang adil, mana yang benar?

Untuk membantu mereka dan Anda juga, memutuskannya, ceritakan kisah berikut ini:

Seorang anak muda mengetuk pintu rumah seorang ibu dan bertanya apakah dia berminat membeli beberapa strawberry yang lezat yang baru saja dipetiknya dari kebun ayahnya.

“Ya” jawab wanita itu. “Aku sangat senang membeli strawberry segarmu. Aku bawa dulu keranjangmu ke dalam dan akan mengambilnya sekilo.”
Anak laki-laki itu menunggu di beranda sambil bermain-main dengan anjing ibu tadi. “Tidakkah kau mau masuk dan melihat apakah aku menimbang strawberry ini dengan benar? tanya ibu itu. “Bagaimana kamu tahu kalau aku tidak akan menipumu dan mengambil lebih dari sekilo?”

Anak laki-laki itu menjawab, “Saya tidak khawatir karena kalau begitu ibu akan memperoleh hal yang terburuk.”

“Memperoleh hal yang terburuk?” ibu itu bertanya, “Bagaimana mungkin? Maksudmu apa?”

Anak itu menjawab, “Mengapa? Kalau ibu mengambil lebih dari satu kilo strawberry tidak seperti yang seharusnya ibu bayar, saya hanya kehilangan beberapa buah strawberry, tetapi ibu telah menjadikan diri ibu seorang pencuri dan pembohong.”

Seperti yang dikatakan pepatah Rusia, “Dengan keadilan, Anda dapat melakukan perjalanan keliling dunia. Dengan ketidak-adilan, Anda bahkan tidak dapat melewati perbatasan.”

———-

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 63 pengikut lainnya.