Afirmasi

Dirangkum oleh : Bernard Prasodjo (MP 20)

Emile Couve

Pada tahun 1895, di kliniknya di Jenewa, Swiss, seorang dokter bernama Emile Couve mengembangkan sebuah tehnik psikologis untuk membantu pasien-pasiennya, yang kemudian mengakibatkan terjadinya revolusi dalam ilmu pengobatan modern. Walau nampaknya sederhana, tehnik ini ternyata sangat manjur. Dia mengajari setiap pasiennya agar setiap kali mengulang-ulang afirmasi yang dirancangnya:

“Setiap hari dengan berbagai cara saya bertambah baik dan terus bertambah baik.”

Walau metoda afirmasi ini pada mulanya ditolak oleh berbagai kalangan, karena di anggap terlalu sederhana dan kurang efektif, namun kemudian ternyata hasil positifnya tidak dapat dipungkiri. Klinik Dr. Couve mulai mencapai tingkat kesembuhan sampai lebih dari 500% kalau dibandingkan dengan klinik dan rumah sakit lain di seluruh Eropa.

Sebenarnya konsep ini merupakan pelopor dari psikologi modern, dan pada kenyataannya semua atlit puncak memanfaatkan tehnik Dr. Couve itu, guna mengkondisikan mental mereka. Maka bila pasien dan para atlit saja menggunakan afirmasi ini untuk mengkondisikan mental mereka, mengapa mereka yang berkecimpung di bidang pemasaran tidak mencobanya, dan mungkin baik juga kalau para seniman, karyawan, pengacara, guru, pemimpin maupun profesi lainnya juga menggunakan afirmasi sejenis.

Kebiasaan dapat dikembangkan kira-kira selama 21 hari, jadikanlah afirmasi ini sebagai kebiasaan dengan cara mengucapkannya dua kali dalam sehari selama 21 hari berturut-turut, dan lihatlah hasiknya yang luar biasa.

Dasar afirmasi

Afirmasi sebenarnya adalah pernyataan positif yang terus diulang-ulang sampai tertanam di dalam bawah sadar seseorang.
Ada lima kunci dalam merancang sebuah afirmasi yang berhasil:

  1. Singkat: Anda harus dapat mengucapkan afirmasi Anda dalam satu kali hembusan napas. Itu bisa Anda ucapkan dengan lantang keseluruh dunia, atau dalam hati berulang kali. Afirmasi ini harus dapat diingat dengan mudah.
  2. Sederhana: Sebuah afirmasi membutuhkan niat yang teguh agar akhirnya bisa menjadi kenyataan. Kalau perlu buatlah satu seri afirmasi kalau memang dibutuhkan berbagai langkah untuk membuat impian Anda menjadi kenyataan.
  3. Realistis: Bila Anda tidak yakin, Anda tidak mungkin mewujudkannya. BIsa saja Anda menyatakan bahwa Anda akan memiliki semua yang Anda butuhkan, atau Anda ingin menjadi seorang konglomerat, tentu saja itu tidak dapat dicapai dengan memenangkan undian sebesar 500 milyard rupiah. Lakukanlah tahap demi tahap.
  4. Positif: Hindarkan menggunakan kata-kata negatif seperti tidak, bukan, jangan ataupun tidak pernah. Tindakan negatif berperan sebagai penghambat dan itu menyebabkan pikiran bawah sadar Anda meraba-raba, mencoba memahami apa yang tidak boleh dilakukan. Juga hindarkan kata-kata yang mewakili keraguan seperti mungkin, semoga, barang kali dan sebagainya.
  5. Sekarang: Mulailah membuat perubahan sekarang juga! Tidak ada gunanya menunggu waktu yang lebih baik untuk memulainya. Jangan biarkan kekeliruan akibat kesalah pahaman masa lalu menghambat Anda!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s