Konsep Penyembuhan Prana

Yang perlu diperhatikan dalam Sertifikasi Penyembuh Prana Internasional 

I.  Pernyataan
Penyembuhan dengan Tenaga Prana tidak menyatakan diri sebagai suatu bentuk perawatan medis untuk setiap kondisi fisik maupun mental, dan juga, tidak membuat diagnose medis untuk setiap kondisi fisik maupun mental. Para Penyembuh Prana dengan alasan dan dalam bentuk apapun tidak dibenarkan mencampuri perawatan medis, terapi atau pemberian obat pasiennya. Sebaiknya Penyembuh Prana harus mendorong pasiennya agar secara teratur mengunjungi dokternya.

II.     Langkah yang dianjurkan:

  1. Hindari kontaminasi psikik dan energi.
  2. Lakukankan Penyembuhan Prana untuk menjaga kesehatan anda sendiri.
  3. Lakukan senam dan latihan pernafasan.
  4. Lakukan latihan meditasi secara teratur.
  5. Jangan menyembuhkan kalau sedang sakit.

III. Mutu Penyembuhan dengan Tenaga Prana tergantung pada:

  1. Penerapan penyembuhan prana yang tepat
  2. Menghilangkan penyebab sakit.

IV. Keterbatasan Penyembuhan dengan Tenaga Prana – faktor yang menyebabkan pasien tidak sembuh:

  1. Kebersihan fisik (diet, olah raga dan lingkungan).
  2. Kebersihan emosional.
  3. Kebersihan mental.
  4. Kebersihan etheric.
  5. Hukum karma.
  6. Lain-lain (hubungan antar manusia, nafkah dan gaya hidup).

V.   Program Penyembuhan Prana

  1. Lakukan penyembuhan pada pasien satu persatu.
  2. Amati kemajuan pasien.
  3. Buat rencana perawatan Penyembuhan Prana, yang akan mendorong frekuensi dan konsistensi perawatan.
  4. Jaga kerahasiaan lembar data pasien baru dan tindak lanjuti lembaran data pasien lama.

Langkah-langkah penyembuhan prana

  1. Wawancarai pasien dan bangunlah hubungan yang baik.
  2. Telusuri bagian yang sakit, termasuk cakra-cakranya.
  3. Lakukan penyapuan umum 2-3 kali.
  4. Lakukan penyapuan setempat dibagian yang sakit dengan seksama (30-50 kali).
  5. Bersihkan tangan (termasuk siku) dengan seksama dengan alkohol atau air garam setelah melakukan penyapuan setempat.
  6. Perintahkan pasien agar mengulang-ulang afirmasi dengan reseptif (saya bersedia dan dengan sepenuh hati mau menerima semua energi penyembuhan. Dengan terima kasih dan penuh keyakinan).
  7. Berikan energi dengan benar selama 10 siklus pernapasan.
  8. Stabilkan energi prana yang telah dipancarkan dengan memvisualisasikan warna biru muda (biru langit) selama beberapa detik atau dalam hati ulang kata-kata berikut : “stabil, stabil, stabil”.
  9. Tanyakan pada pasien apa yang dirasakannya dan kalau diperlukan, beri lebih banyak perawatan.
  10. Sekali lagi, cuci tangan sampai ke siku.
  11. Bila perlu ulang prosesnya sekali lagi.
  12. Suruh pasien agar tidak mencuci bagian-bagian yang baru saja dirawat paling tidak selama 12 jam. Kalau sakitnya parah dan penyembuhannya menyeluruh, suruh pasien untuk tidak mandi selama 24 jam ini untuk memastikan terserapnya energi prana agar penyembuhan terjadi.

Profesionalisme

  1. Seorang Penyembuh Prana harus bersih – secara fisik, eterik, emosional dan mental.
  2. Seorang Penyembuh Prana harus dapat bergaul dengan baik dengan pasiennya, harus sopan dan bersahabat.
  3. Seorang Penyembuh Prana harus menahan diri agar tidak membuat penilaian yang merugikan ilmu penyembuhan yang lain
  4. Seorang Penyembuh Prana harus menghindarkan diri dari memberikan janji atau jaminan kesembuhan yang tidak masuk akal.
  5. Seorang Penyembuh Prana harus berpakaian sopan dan konservatif ketika sedang melakukan penyembuhan.
  6. Seorang Penyembuh Prana harus membuat filing dan sistem pencatatan yang baik tentang kasus pasien-pasiennya.
  7. Seorang Penyembuh Prana harus menjaga kerahasiaan dari semua informasi yang berhubungan dengan kondisi pasiennya.

Kriteria penyembuhan prana yang berhasil
Kriteria agar suatu kondisi dapat dinyatakan sebagai penyembuhan yang berhasil sangat tergantung pada banyak faktor eksternal dan internal. Itu tergantung pada kondisi pasien secara menyeluruh, umur, lama serta berapa parah penyakitnya, dan lain-lain.
Berikut ini adalah tuntunan yang harus dipenuhi oleh calon peserta Program Sertifikasi Penyembuh Prana Muda ketika mengirimkan dokumentasi kasus-kasusnya.

  1. Harus benar-benar menghilangkan dan/atau membebaskan pasien dari gejala penyakit atau dari apa yang dikeluhkannya.
  2. Harus ada perbaikan menyeluruh pada kondisi pasien (fisik, emosional dan mental) dan kesehatannya.
  3. Harus ada kemajuan pada kualitas kehidupan pasien yang fungsional tetapi tidak perlu sampai penyakitnya lenyap.

Langkah-langkah dalam proses Sertifikasi Penyembuh Prana Muda

Langkah 1 :
Mendaftar untuk ikut dalam program sertifikasi

Langkah 2 :

  • Mengikuti seluruh kurikulum yang dipersyaratkan dalam program
  • Telah mengikuti lokakarya Penyembuhan Prana yang dipersyaratkan
  • Melakukan Penyembuhan Prana dan mengirimkan dokuntasi kasusnya
  • Terus melakukan komunikasi secara teratur dengan pembimbing yang ditugaskan sehubungan dengan kasus dan masalah yang dijumpai selama sesi penyembuhan.

Langkah 3 :
Memilih kasus yang didokumentasikan dan mengirimkan daftar isian.

Langkah 4 :
Mengirimkan kasus-kasus ke Yayasan Prana.

Langkah 5 :
Pelatih prana senior Bersertifikat yang ditugaskan atau instruktur akan mengesahkan, mengevaluasi dan menyetujui calon ini.

Langkah 6 :
Merekomendasikan calon ini kepada dewan wilayah yang diberi mandat.

Langkah 7 :
Dewan ini merekomendasikan calon ini kepada Institute for Inner Studies.

Langkah 8 :
Penyerahan Sertifikati Penyembuh Prana Muda.

———-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s