Gaya Hidup Sehat

GAYA HIDUP SEHAT

Upaya pemeliharaan kesehatan takkan berhasil jika tidak ada perubahan sikap mental (mental attitude). Apa yang dimaksud dengan perubahan sikap mental? Kita semuanya perlu sepenuhnya memahami bahwa sekian banyak dan beberapa macam penyakit terkini, sumber akarnya tak lain adalah gaya hidup (way of life – life style) yang keliru! Bila kita menjalankan gaya hidup yang benar, gaya hidup yang sehat, yaitu dengan cara mengubah life style kita, maka penyakit akan jauh dari kita.

Sikap mental harus benar sehingga nanti akan mempengaruhi bahkan merubah gaya hidup menjadi benar. Sikap ini tidak hanya secara individual akan tetapi juga kelompok atau perusahaan-perusahaan atau bahkan pemerintah.

Suatu ilustrasi : Suatu perusahaan besar di Chicago yaitu Westinghouse Electric, saat menyelenggarakan pesta melepaskan karyawannya yang telah mencapai usia 65 tahun. Pimpinan membagikan piagam dan hadiah bagi mereka yang selama usia 55 sampai 65 tahun (10 tahun) tidak pernah sakit. Wah, semua hadirin bertepuk tangan tanda terima kasih kepada Pimpinan yang bermurah hati. Ini adalah ide yang sangat brilian dari pimpinan, bayangkan berapa besar penghematan biaya para karyawan yang 10 tahun tidak pernah sakit? Akan tetapi dibalik itu perusahaan menyediakan sarana penunjang kesehatan berupa kolam renang, pusat kebugaran, lapangan tennis dan menganjurkan karyawan untuk berolah raga, menjaga kesehatan menghindari penyakit.

Bertolak belakang dari ilustrasi diatas, saat Profesor kembali ke Beijing, Ketua Serikat Buruh, Piminan Rumah Sakit, pada saat hari Raya Tahun Baru, ramai mengunjungi para karyawan yang sakit sambil membawa bingkisan , dan … tidak ada yang menaruh perhatian kepada karyawan yang sehat. Bila sakit makin berat, akan lebih banyak dikunjungi dan mendapat cuti lebih panjang. Sementara di Amerika – Chicago menghargai dan memperhatikan orang yang sehat. Di sini yang dimaksud adalah bukan tidak memperhatikan orang yang sakit, akan tetapi bila bisa sampai 10 tahun bekerja tanpa sakit adalah lebih bagus.

Sikap mentallah yang berbeda. Pertama sikap benar yaitu mengutamakan dan menghargai pencegahan sedangkan yang kedua mengutamakan pengobatan, kurang mengutamakan pencegahan. Jadi kesimpulannya sikap mental harus dirubah dari “pengobatan” menjadi “pencegahan sakit”.

.

BAGAIMANA PENYAKIT DAPAT HINGGAP PADA DIRI KITA?

Beberapa penyakit seperti misalnya diabetes, tumor, arteriosclerosis dll. pada umumnya terjadinya disebabkan oleh dua faktor, yaitu pertama faktor internal dan kedua faktor eksternal.

.

FAKTOR INTERNAL

Faktor internal, merupakan faktor keturunan atau faktor kecenderungan. Sebagai contoh, seorang ayah tekanan darah tinggi, ibu tekanan darah tinggi maka putranya cenderung berisiko 45% juga terkena darah tinggi. Bila hanya salah satu ayah atau ibu tekanan darahnya tinggi, maka putranya berisiko 28%.

Tetapi meskipun ayah-ibu tekanan darah normal, putera masih berisiko terkena tekanan darah tinggi sebesar 3,5%. Faktor keturunan adalah faktor kecenderungan.

Manusia bila diamati secara fisik dari luar, mungkin sekilas hampir sama, padahal antara manusia satu dengan lainnya terdapat perbedaan ibarat bumi dan langit. Misalnya dalam kehidupan manusia, setiap orang pasti pernah mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan, yang menimbulkan amarah dan kegelisahan, akan tetapi reaksi yang timbul berbeda-beda. Sebagai contoh seseorang setelah mengalami hal-hal tersebut ada yang jantungnya berdebar, tekanan darah meningkat, nafas memburu, sedangkan yang lain jantung dan tekanan darah normal akan tetapi timbul nyeri lambung, akan tetapi ada yang tidak mengalami masalah dengan organ tubuhnya. Hal ini disebabkan daya tahan mental, semangat, watak dan tekad antara manusia satu dengan lainnya sangat berbeda.

Dari contoh  tersebut diatas dapat diambil pelajaran bahwa  pengaruh dari penyebab internal bagi timbulnya penyakit tidaklah bersifat menentukan. Faktor internal ini hanya menduduki porsi 20% untuk menyebabkan timbulnya penyakit, sedangkan yang 80% dipengaruhi atau ditimbulkan oleh faktor eksternal.

Oleh karena itu timbulnya berbagai penyakit tersebut dapat dikendalikan oleh faktor eksternal melalui gaya hidup ilmiah dan sehat untuk mengurangi risiko timbulnya sakit.

.

FAKTOR  EKSTERNAL

Faktor eksternal – Fondasi Kesehatan dapat diringkas menjadi empat kalimat yaitu :

1. Makan dengan sepantasnya.

2. Olah raga dengan takaran tepat.

3. Tidak merokok dan batasi alcohol.

4. Mental batin tenang seimbang.

.

1.  Makan dengan sepantasnya.

Makan dengan sepantasnya adalah sangat penting, sebab hasilnya akan kita dapatkan tubuh tidak gemuk tetapi juga tidak kurus, kolesterol tidak tinggi tetapi juga tidak rendah, darah tidak kental juga tidak encer.

Apa dan bagaimana melaksanakan cara makan dengan sepantasnya itu?

Cukup dengan dua kalimat, yaitu :

1. Kalimat pertama satu, dua, tiga, empat dan lima.

2. Kalimat kedua merah, kuning, hijau, putih dan hitam.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s