Olah Raga yang Tepat

2. Olah raga dengan takaran yang tepat.

Hal ini merupakan Fondasi Kesehatan yang kedua. Olah raga merupakan faktor yang sangat penting dalam kesehatan. Bapak Kedokteran Hypocrates pernah mengungkapkan suatu kalimat mutiara: “sinar matahari, udara, air dan olah raga adalah sumber kehidupan dan kesehatan.” Di sebuah puncak bukit di Yunani terukir kata-kata sbb: “Anda ingin menjadi sehat? Berlarilah! Anda ingin jadi pintar? Berlarilah! Ingin cantik? berlarilah.” Artinya dengan berlari akan membuat orang menjadi sehat, menjadi pintar dan menjadi langsing atau cantik.

Olah raga yang terbaik adalah jalan kaki terutama bagi usia lanjut, dapat mencegah arteriosclerosis bahkan memperbaiki bila telah terjadi arteriosclerosis. Kriteria olah raga jalan kaki yang terbaik cukup dinyatakan dengan “tiga kata” yaitu:  “tiga”,  “lima” dan “tujuh”, artinya :

1.      “Tiga” kilometer atau 30 menit à porsi jalan kaki yang harus dilakukan.

2.      “Lima” hari setiap minggunya.

3.      “Tujuh” adalah takaran yang tepat sesuai dengan usia. Dengan cara mengukur denyut jantung, sesuai dengan  170 – usia ( dalam tahun). Jadi pada usia 50 tahun, olah raga jalan kaki sampai denyut jantung 120 kali/menit, angka ini didapat dari 170 – 50. Dapat juga dengan senam yang bagus misalnya Tai Chi.

.

3.  Tidak merokok dan batasi alkohol

Fondasi Ketiga Kesehatan tidak merokok dan batasi alkohol.

Merokok mempuyai dampak yang tidak baik bagi kesehatan, dan setiap penambahan jumlah rokok satu kali lipat, maka bahaya yang ditimbulkan 4 kali lipat. Jadi bila sulit meninggalkan rokok, hisaplah tidak lebih dari 5 batang, maka bahaya yang ditimbulkan akan terbatas. Tetapi bila melebihi dari 5 batang bahayanya akan meningkat sangat mencolok.

.

4.  Ketenangan – keseimbangan mental

Fondasi keempat Kesehatan adalah Mental batin yang tenang seimbang. Ini merupakan langkah terpenting dalam memelihara kesehatan, melampui pentingnya langkah-langkah yang lain. Bila Anda memperhatikan dan menjalankan hal in maka Anda telah menguasai Kunci Emas kesehatan.

Pada penelitian di Bejing terhadap Usia Lanjut yang usianya lebih dari 100 tahun, namun tetap sehat. Didapatkan hal sangat menakjubkan! Ada dari mereka yang biasa tidur tidak larut malam, bangun pagi-pagi sekali, kesehatannya baik. Ada yang tidur larut malam, bangun agak siang, kesehatannya baik. Ada yang gemar makan daging, ada yang pantang daging, kesehatannya juga baik. Ada yang tidak merokok, dan ada yang tetap menjadi perokok berat. Ada yang suka sekali minum teh, ada pula yang tidak minum teh, kesehatan juga baik.

Jadi gaya hidup dan kebiasaannya beragam. Namun ada 2 hal yang seragam pada setiap Usia Lanjut yang sehat. Yang pertama, masing-masing: “berhati lapang, berwatak lembut, berhati mulia” tidak ada di antara mereka yang “berhati sempit dan degil”. Yang kedua, “tidak pemalas” tidak satupun Usia Lanjut yang sehat tersebut yang pemalas, kesemuanya senang bekerja, senang berolah raga. Sangat cocok dengan pepatah Inggris “Tidak ada orang tua sehat yang malas”

Sesungguhnya, kondisi mental batin yang seimbang, pasti akan memiliki organ yang juga seimbang, akan jarang terjangkit penyakit, kendati terjangkit, penyembuhannya akan cepat berlangsung.

Hal lain yang menunjang kearah kesimbangan mental batin yang meningkatkan kesehatan menyembuhkan penyakit, yaitu dengan pencerahan batin. Pencerahan batin ini dapat disimpulkan dalam 4 kalimat:

1. Lupakan kejayaan masa lalu.

2. Jangan iri hati melihat apa yang terjadi sekarang.

3. Nikmatilah hari ini.

4. Menyongsong hari esok dengan optimisme.

Dan pencerahan batin ini telah ada kesaksian bahwa seorang penderita penyakit jantung berat dalam waktu dua tahun dapat bertahan hidup dan bertambah sehat tanpa adanya tindakan operasi.

Sekarang, timbul pertanyaan bagaimana cara menjaga – mempertahankan kondisi mental dan batin yang telah seimbang? Jawabnya adalah dengan 3 kalimat:

1. Perlakukan dirimu dengan benar.

2. Perlakukan orang lain dengan benar.

3. Perlakukan masyarakat dengan benar.

Perlakukan dirimu dengan benar adalah memposisikan diri sendiri dengan benar, jangan ada superiority complex, jangan pula ada inferiority complex atau rendah diri. Perlakukan orang lain dan masyarakat dengan benar, adalah senantiasa bersikap optimis dan berterima kasih kepada masyarakat. Kalau kita selalu bersikap positif seperti ini, maka semua problem hidup dapat terselesaikan dengan lancar. Seorang filsuf ternama pernah berkata: “hidup bagai sebuah cermin, engkau tertawa kepadanya, maka iapun akan ikut tertawa, engkau menangis, dan iapun akan ikut menangis.”

.

Sup sehat delapan rasa

Di era milenium baru ini harta kekayaan terbesar dari hidup manusia adalah “kesehatan.” Jadi jika akan memberi hadiah seseorang, hadiah terbaik adalah “kesehatan.. Berilah seseorang hadiah berupa “Sup Sehat Delapan Rasa.”

1.  Rasa pertama : Hati penuh kasih sayang, kasih sayang terhadap sesama dan  masyarakat. Sebenarnyalah tanpa kasih saying ,seseorang tak layak menjadi  warga masyarakat.

2.  Rasa Kedua    : dermawan dengan rasa kepedulian sosial yang tinggi.

3.  Rasa ketiga     : Bermoral lurus dan jujur.

4. Rasa keempat : Tidak tamak, lapang dada dan pemaaf.

5. Rasa kelima    : Berbakti kepada orang tua.

6. Rasa keenam  : Jujur dalam takaran yang pas.

7. Rasa ketujuh  : Beramal tanpa suatu ikatan, makin banyak makin baik.

8. Rasa kedelapan  : Tanpa pamrih atas amal yang diberikan.

.

“Sup Sehat Delapan Rasa ini” akan melahirkan 6 buah manfaat:

1. Menjadi manusia jujur.

2. Tekun dalam tugas sehari-hari.

3. Dermawan dan peduli kepada masyarakat.

4. Menikmati hidup.

5. Sehat dan panjang umur.

6. Mengikis bencana dan membuang petaka.

Ketenang-seimbangan batin mengandung pengertian bahwa seseorang harus beramal, berdarma bakti kepada masyarakat, tetapi juga harus dapat menikmati hidupnya sendiri. Pengertian menikmati hidup, berarti orang hidup harus mempunyai banyak hobi amatir yang sehat, wawasan pengetahuan luas, dengan demikian mental batin mudah diseimbangkan.

Dengan kondisi mental batin yang baik, segalanya pun akan tampak indah bahagia. Untuk memastikan agar kita senantiasa dapat memilih kondisis mental batin bahagia, maka jalankanlah “Tiga Formula Kebahagiaan” sebagai berikut :

1. Menolong orang lain adalah kebahagiaan.

2. Puas diri dan tiada iri hati adalah kebahagiaan.

3. Bahagia dengan apa yang diperoleh.

Mengapa menolong orang lain merupakan suatu kebahagiaan ? Karena dalam proses menolong sesama, kita memurnikan pikiran dan jiwa yang kotor, meningkatkan harkat kepribadian kita, kebahagiaanlah yang akan kita dapat.

Puas diri tanpa iri berarti kita mensyukuri kondisi diri kita sendiri, mensyukuri apa yang telah kita peroleh, meskipun yang kita peroleh bukan yang kita inginkan. Karena kita harus menanamkan kesadaran kepada batin – pikiran kita bahwa didunia tidak ada yang kekal, bahkan bulan ataupun matahari. Tiada orang yang selalu tertim sial melulu, tiada pula orang yang selalu mujur, karena sesungguhnya setelah ada kesukaran akan dating kemudahan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s