Cara Membuka Klinik

Kalau kita amati, walau cukup banyak Klinik Penyembuhan Prana yang didirikan oleh para alumni lokakarya Penyembuhan Prana di berbagai tempat di Indonesia, tidak sedikit di antaranya yang kemudian berangsur berkurang kegiatannya, bahkan ada yang karena berbagai sebab akhirnya harus tutup.

Memang pada awalnya nampak begitu menjanjikan, pasien yang datang berobat cukup banyak, penyembuh yang bertugas juga cukup aktif, namun mengapa kemudian kegiatannya semakin surut? Klinik jadi sepi, tidak banyak pasien yang datang. Apakah itu disebabkan karena pelayanannya kurang baik? Tempatnya kurang memadai atau penyembuhnya kurang manjur? Di mana letak kesalahannya?

Berikut ini adalah tuntunan resmi yang diberikan oleh Marilette Liongson, pengasuh rubrik Pranic Healing Protocol.

Daya tarik utama dari sebuah Pusat Penyembuhan Prana adalah penyembuhan itu sendiri. Penyembuhan langsung dimulai begitu seseorang memasuki aura  Klinik Penyembuhan Prana itu. Ada beberapa hal praktis yang perlu diperhatikan:

  1. Lingkungan Pusat Penyembuhan Prana itu sendiri: Tempat itu harus bersih, baik secara fisik, eterik, emosi, mental maupun spiritual.
  2. Personilnya: Harus terlatih dengan baik, profesional, bersih dan rapi, ramah, menyambut pasien dengan tata cara baku yang baik.
  3. Cara perawatannya harus profesional, seksama dan efektif.
  • Personilnya melakukan Meditasi Jantung Kembar bersama sebelum klinik hari itu dibuka. Ini sangat penting.
  • Berkati klinik, personilnya juga saling memberkati, berkati juga pasien yang sudah datang untuk berobat, berkati juga masyarakat di sekitar klinik, dengan radius sejauh kira-kira 10 kilometer.
  • Secara berkala lakukan pemeliharaan fisik seluruh bangunan klinik.
  • Menyumbanglah ke Perwakilan Penyembuhan Prana setempat untuk memperoleh kemakmuran.
  • Hindari pikiran negative, emosi negative, kegiatan negatif, terutana di dalam klinik.
  • Putar terus CD Om MCKS dengan lembut dalam klinik selama klinik belum dibuka.
  • Gunakan unit pembuangan limbah dengan benar dan ganti air garamnya dua hari sekali.
  • Penyembuh perlu mengikuti pelatihan lanjutan guna meningkatkan kemampuan penyembuhan dan spiritualitasnya. Pasien akan selalu datang kembali  untuk perawatan lebih lanjut dan merujuk pasien baru kalau kondisinya semakin membaik.

Buatlah kwesioner yang antara lain menanyakan bagian mana dari pelayanan yang memuaskan dan mana yang perlu perbaikan. Segeralah menanggapi perbaikan yang disarankan untuk meningkatkan pelayanan Anda.

♥♥

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s