Divinasi, 2

Kausimomansi – adalah pembacaan dengan mengamati ciri obyek yang ada di dalam api.

Kleromansi – adalah pembacaan dengan alat meramal nasib, mirip dengan dadu, atau benda seperti kerikil atau kerang.

Klidomansi atau Kleidomansi – adalah pembacaan dengan menggunakan kunci yang berayun, lihat Radiestesi.

Koskinomansi
– adalah pembacaan dengan menggunakan ayakan yang digantung.

Kritomansi – adalah pembacaan dengan roti yang dibuat dari gandum.

Kromniomansi – adalah pembacaan dengan menggunakan kecambah bawang.

Kristalomansi – adalah pembacaan dengan menatap kristal.

Lampadomansi – menggunakan obor atau cahaya untuk pembacaan.

Lakanomansi – menggunakan sebaskom air untuk pembacaan.

Libanomansi – adalah pembacaan dengan mempelajari dupa dan asapnya.

Litomansi – adalah pembacaan dengan menggunakan berbagai warna batu mulia.

Margaritomansi – adalah prosedur dalam menggunakan pantulan mutiara.

Metagnomi – adalah pembacaan dengan menggunakan “penglihatan” yang diperoleh dalam keadaan kerasukan.

Meteoromansi – pembacaan dengan mengamati meteor.

Metoposkopi –  adalah membaca sifat seseorang dengan mengamati garis-garis dahi.

Moleosofi –  adalah pengamatan terhadap tahilalat sebagai pertanda sifat dan masa depan seseorang.

Molibdomansi –  menarik pengaruh mistik dari desisan timah yang meleleh.

Miomansi
–  adalah ilmu tentang arti peramalan yang dihubungkan dengan perilaku tikus.

Numerologi –  adalah penafsiran angka-angka dan nilai huruf-huruf tertentu.

Oculomansi – adalah pembacaan dengan mengamati mata seseorang.

Oinomansi –  adalah pembacaan dengan anggur atau minuman keras.

Ompalomansi – adalah menghitung tonjolan yang terdapat pada tali pusar untuk meramalkan berapa anak lagi yang akan dilahirkan oleh seorang ibu.

Oneiromansi – adalah penafsiran mimpi dan mengetahui masa depan seseorang.

Onomansi
– adalah ilmu tentang arti nama-nama, sifat dan nasib seseorang.

Onomantiks – adalah penerapan onomansi pada nama seseorang, terutama yang berhubungan dengan interpretasi penujuman.

Onikomansi – adalah pembacaan dengan mengamati kuku.

Oomantia dan Ooskopi –  adalah metoda pembacaan dengan telur.

Ophiomansi
–  adalah pembacaan dengan menggunakan ular sebagai medium.

Orniskopi dan Orinitomansi – adalah pengamatan pertanda yang dihubungkan dengan burung, terutama yang sedang terbang, lihat Apantomansi.

Ovomansi – adalah pembacaan dengan telur yang lain.

Palmistri – adalah bidang pembacaan dan penafsiran yang sangat luas, termasuk mengamati garis-garis dan struktur tangan.

Pegomansi – mengkhususkan diri pada pembacaan pertanda pada mata air dan air mancur alami.

Phrenologi – adalah pengamatan yang sudah lama dipraktekkan, untuk membaca sifat dan nasib seseorang melalui formasi dan bentuk kepala seseorang.

Philorodomansi – adalah sejenis pembacaan di mana seseorang memukulkan kelopak bunga mawar ketangan dan menentukan penting tidaknya sebuah pertanda dengan mempertimbangkan keras tidaknya suara yang di timbulkan.

Phisiognomi –  adalah ilmu tentang analisa watak seseorang melalui pengamatan pada  ciri-ciri tubuhnya.

Prekognisi – adalah kemampuan batin atau kemampuan merasakan peristiwa yang belum terjadi.

Psikografi – adalah salah satu bentuk tulisan misterius yang secara alami mempunyai sifat meramalkan sesuatu.

Psikometri – adalah kemampun untuk memperoleh kesan atau gambaran dari sebuah benda dan mengetahui sejarah pemiliknya.

Piromansi
dan Piroskopi – adalah bentuk-bentuk pembacaan api dan nyalanya, sering kali dengan bantuan benda tertentu yang di lemparkan kedalamnya.

Radiestesia – adalah istilah umum untuk pembacaan yang menggunakan alat seperti joran atau pendulum. Termasuk diantaranya “menepuk meja” yang dipraktekkan di gedung putih pada abad ke 19, papan oija, penulisan otomatis dan pemindaian.

Rabdomansi
– adalah pembacaan dengan menggunakan tongkat. Metoda ini adalah awal dari Joran pembacaan.

Rapsodomansi – adalah sejenis pembacaan dengan menggunakan buku puisi, dengan secara acak membuka buku itu dan dari situ akan ada jalan keluar.

Sepalomansi
– berhubungan dengan pembacaan menggunakan kepala keledai atau kambing.

Seraunoskopi – berusaha memperoleh pertanda dengan mengamati guntur dan kilat.

Seraskopi, Seromansi – adalah sejenis peramalan dengan cara lilin cair dituangkan keatas air dingin.

Siklomansi
– adalah praktek pembacaan dari roda yang berputar.

Skiomansi – adalah pembacaan dengan memanfaatkan roh pembimbing, sebuah metoda yang digunakan mereka yang mempraktekkan Channeling.

Scrying – merupakan istilah umum bagi pembacaan dengan menggunakan kristal, cermin, semangkuk air, tinta, atau nyala api untuk memperoleh penglihatan.

Sideromansi – membakar jerami di atas besi panas, yang menghasilkan bentuk yang punya sifat-sifat pembacaan.

Sortilegi –  meramalkan nasib dan menafsirkan pertanda yang sudah terindikasi.

Spodomansi – adalah pembacaan dengan menggunakan bara api atau jelaga.

Stikomansi – adalah cara lain melemparkan buku hingga jatuh terbuka dan dari situ secara acak mencari jalan keluar dengan tujuan pembacaan.

Stolisomansi – melihat pertanda dari cara seseorang berpakaian.

Sikomansi
– dilakukan dengan menuliskan pesan di selembar daun, semakin lambat dia mengering, semakin berharga pertandanya. Variasi modernnya dilakukan dengan cara menulis di kertas kecil (selalu sertakan selembar yang kosong) dan menggulungnya. Kemudian diletakkan dalam penapis (saringan) di atas mangkuk mendidih. Yang pertama terbuka gulungannya adalah jawaban yang benar.

Taseomansi atau Taseografi –  adalah pembacaan daun teh yang tertinggal dalam cangkir setelah tehnya diminum.

Teframansi –  adalah pembacaan abu yang dihasilkan dari pembakaran kulit kayu.

Tiromansi –  adalah sejenis pembacaan dengan menggunakan keju.

Xilomansi – adalah pembacaan dengan menggunakan potongan kayu, baik dari bentuknya ketika diambil atau penampilannya ketika terbakar.

Di atas adalah berbagai jenis dan cara melakukan pembacaan yang terkumpul, tentu saja ini belum lengkap benar, tidak semua kami cantumkan di sini, namun dari sini dapat kita lihat beragamnya cara suatu kelompok atau kebudayaan tertentu melakukan pembacaan  dalam upayanya membuka tabir misteri yang masih tersembunyi ataupun mencari pemecahan berbagai masalah.

———-

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s