Kurangi Makan Daging

Kurangi Makan Daging, Cegah Perubahan Iklim
Sumber : BBC/Kompas.com/Bob

LONDON, MINGGU – Salah satu isu yang masih hangat pada 2008 ini adalah perubahan iklim. Bergulirnya isu tersebut membuat orang di dunia berbondong-bondong memperbaiki gaya hidupnya.

Perubahan iklim telah menyebabkan kerusakan alam yang miris, seperti mencairnya es-es abadi di Kutub Utara. Sejumlah ahli di dunia bahkan memprediksi lapisan es abadi di Kutub Utara mungkin hilang sama sekali tahun ini.

Jika kondisi tersebut benar-benar terjadi, kenaikan muka air laut akibat pencairan es besar-besaran tidak dapat dicegah. Banjir mengancam kawasan pesisir seluruh dunia. Kenaikan suhu atmosfer juga ditengarai memicu badai makin sering dan kuat sehingga meningkatkan risiko ancaman kerusakan.

Untuk mencegah hal tersebut bisa dilakukan dengan sederhana asal disadari semua orang. Pakar iklim dari Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), salah satu badan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), Rajendra Pachauri, berhasil menemukan hal yang sangat sederhana untuk memperlambat efek perubahan iklim di dunia.

Menurut dia, mengurangi konsumsi daging dapat mereduksi efek tersebut. Dia mengatakan setiap orang harus rela meluangkan satu hari dalam seminggu, hidup tanpa asupan daging.

“Jangan makan daging satu hari dalam satu minggu secara rutin, itu akan mereduksi efek tersebut,” ujarnya. Pria vegetarian berusia 68 tahun itu menuturkan diet ini sangat penting karena akan mengurangi jumlah ternak.

Sebab, menurut Badan Pangan Dunia (FAO), usaha peternakan menyumbang emisi gas rumah kaca secara langsung sebesar 18 persen dari proses pengolahan hingga pemotongan serta gas buang ternak yang mengandung methan. Pengendalian ternak bakal memberikan dampak signifikan.

———-

Iklan

8 Pertanyaan Seputar Demam

Sumber: Kompas.com

83385960DEMAM merupakan kondisi tubuh dengan suhu di atas 37,50c sementara normalnya berkisar 36-37,50c. Demam kerap disertai gejala menggigil, rewel, lesu, gelisah, sulit makan, susah tidur dan sebagainya. Ada beragam pendapat awam soal penanganan demam pada anak yang diluruskan oleh dr. Elizabeth Yohmi, Sp.A, dari RS St. Carolus, Jakarta.

1. Suhu Tubuh Bisa Diukur dengan Punggung Tangan?

Mungkin masih ada orangtua yang menggunakan metode “manual” untuk mengetahui apakah si kecil demam atau tidak. Caranya amat sederhana, cukup dengan meletakkan punggung tangan di dahi anak yang diduga demam. Atau ada juga yang mencoba mendeteksi peningkatan tubuh si kecil dengan cara memegang bagian tangan/kaki apakah terasa lebih “hangat” atau tidak. Baca lebih lanjut

1,618: Pembagian Agung

Oleh : Bernard Prasodjo (MP 31)

Dalam novel fiksi karya Dan Brown, The Da Vinci Code yang “mengusik nalar, mengguncang iman” yang sebagian besar mengisahkan ketegangan sehari penuh di museum Louvre itu, di salah satu babnya menyebutkan tentang Pembagian Agung dan Deret Fibonacci. Sebuah rahasia alam yang menakjubkan, yang walaupun hampir setiap hari bisa kita saksikan, namun selalu luput dari perhatian kita.

Pembagian Agung

Pembagian Agung atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Divine Proportion (Lat: Sectio Divina), Golden Section, Golden Mean, adalah sebuah proporsi atau perbandingan yang ditentukan oleh angka Phi (= 1,618033988749895………dst). Phi bisa digambarkan sebagai berikut: Baca lebih lanjut

Makanan Organik

Oleh : Bernard Prasodjo (MP 27)

Pendahuluan

Adakah persamaan antara makanan vegetarian dan makanan organik? Tidak ada kesamaan di antara keduanya, makanan vegetarian adalah makanan yang tidak mengandung zat hewani seperti yang berasal dari binatang berkaki empat, unggas maupun ikan. Makanan organik adalah makanan yang ditumbuhkan dan disimpan tanpa pupuk buatan, pestisida buatan maupun zat mengawet, zat pewarna ataupun zat penyedap, termasuk daging binatang yang dipelihara tanpa obat-obatan kimiawi. Kenyataannya sisa sisa zat semacam itu tetap tinggal dalam bahan makanan konvensional dan kita konsumsi selama berpuluh tahun, dan terakumulasi dalam jaringan lemak kita. Baca lebih lanjut

Tanda Serangan Jantung

Diterjemahkan dari PHQANDA: Message 28 & 31 (MP 32)

Sebagian besar nyeri dada tidak lebih hanyalah menunjukkan adanya otot yang tegang, artritis atau salah cerna. Namun kadang kala nyeri dada merupakan peringatan akan datangnya serangan jantung. Bahkan hanya karena penundaan selama beberapa menit saja tanpa memperoleh perawatan medis, bisa mengakibatkan kematian. Dengan cepat mengenali adanya serangan jantung bisa menyelamatkan hidup seseorang.

RASA NYERI DI TEMPAT TERTENTU YANG MENANDAKAN ADANYA GANGGUAN PADA JANTUNG Baca lebih lanjut