Obat Paling Manjur

Oleh :  Henry Libersat

Selama dua dekade awal abad lalu, banyak bayi berusia di bawah satu tahun harus dirawat di rumah sakit dan institusi perawatan anak lainnya, dan akhirnya meninggal karena sebab yang tidak jelas. Bahkan beberapa institusi sudah terbiasa menuliskan di kartu pasien bayi yang sakit parah itu sebagai “tanpa harapan.”

Salah seorang dokter yang dihadapkan pada masalah kematian bayi setiap hari itu adalah Dr. Fritz Talbot dari klinik anak-anak di Dusseldorf. Dr. Talbot mengalami sukses yang tak lazim berkenaan dengan anak-anak yang sakit parah itu. Selama bertahun-tahun, ketika dia melakukan pemeriksaan keliling rumah sakit, dia diikuti oleh sekelompok internis (Dokter ahli penyakit dalam) dari bangsal ke bangsal, untuk mencari cara baru menangani penyakit anak ini.

Salah satu dari internis itu adalah Dr. Joseph Brennermann, yang menceritakan kisah berikut:
“Sering sekali kami menjumpai anak yang selalu tidak berhasil pengobatannya. Anak ini demikian menderita dan tanpa harapan. Ketika hal ini terjadi, Dr. Talbot akan mengambil kartu pasien dan menuliskan beberapa resep yang sulit dibaca. Dalam kebanyakan kasus, resep ajaib itu membuahkan hasil dan anak itu akan membaik. Rasa ingin tahu saya timbul dan saya menduga bahwa dokter terkenal ini telah mengembangkan obat sejenis baru yang mujarab.

“Suatu hari, setelah berkeliling, saya kembali ke bangsal dan mencoba membaca coretan cakar ayam Dr. Talbot. Saya tidak berhasil, maka saya mendatangi perawat kepala dan menanyakan apa resep yang diberikan.

“Anna Tua,” jawabnya. Sambil menunjuk seorang wanita tua keibuan yang duduk di sebuah kursi goyang besar sambil menimang seorang bayi dengan penuh kasih sayang. Perawat itu melanjutkan: “Setiap kami punya bayi di mana semua yang kami lakukan tak berhasil, kami menyerahkan bayi itu kepada Anna Tua. Dia lebih sering berhasil dibandingkan dengan semua dokter dan perawat di institusi ini digabung jadi satu.”

Memang cinta sangat menakjubkan…..!

———-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s