Pelajaran Paling Berharga

(MP 37)

Pada bulan kedua saya di akademi perawat, dosen kami memberikan ujian mendadak. Saya adalah orang yang serius dan tidak mengalami kesulitan mengerjakan ujian itu, sampai akhirnya saya membaca pertanyaan terakhir: “Siapakah nama panggilan perempuan yang membersihkan ruang kampus ini?” Saya yakin ini adalah semacam gurauan.

Saya sudah bertemu ibu ini beberapa kali. Tubuhnya tinggi, rambutnya ikal dan berumur sekitar 50 tahun, tetapi bagaimana saya tahu namanya? Saya menyerah dan membiarkan pertanyaan itu tak terjawab.

Sebelum kelas berakhir, salah seorang mahasiswa bertanya apakah pertanyaan terakhir itu ada nilainya. “Tentu” jawab dosen kami. “Dalam karir kalian, kalian akan bertemu dengan banyak orang. Semuanya penting. Mereka berhak atas perhatian dan kepedulian kalian, walau hanya sekedar dengan memberi senyuman dan sapaan saja.

Saya tidak pernah melupakan pelajaran berharga itu. Dan akhirnya saya tahu bahwa namanya adalah Surati, bu Rati!

———-

One comment on “Pelajaran Paling Berharga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s