Bahaya Plastik PETE

Dirangkum oleh: Bernard Prasodjo

Di sini sekali lagi kita akan membahas lebih jauh mengenai plastik polyethylene terephthalate (PETE atau PET) atau plastic Tipe #1 dan kemungkinan bahayanya. Menurut American Chemistry Council, PETE telah dinyatakan aman oleh FDA dan International Life Science Institute (ILSI). Di tahun 1994 ILSI menyatakan bahwa “Polimer PET telah memiliki riwayat pemakaian yang panjang dan telah digunakan secara aman oleh para konsumen, dan didukung pula oleh pengalaman masyarakat dan sejumlah studi mengenai kandungan racunnya. Namun  American Chemistry Council memperingatkan bahwa produk yang dibuat dari PET hanya boleh digunakan sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh produsennya. Sebagai contoh, nampan yang bisa dipanaskan dalam microwave hanya boleh sekali pakai dan tidak boleh dipakai untuk menyimpan atau menyajikan makanan dan harus sesuai dengan peruntukannya.

Namun studi yang dilakukan baru-baru ini menunjukkan bahwa penggunaan ulang botol yang terbuat dari PET ternyata berbahaya. Didapati bahwa PET seiring berjalannya waktu akan rontok dan meresap ke dalam minuman ketika botol itu di gunakan ulang. Racun yang disebut DEHA ini terbukti dapat menyebabkan masalah di hati, juga menyebabkan kesulitan memperoleh keturunan, serta dicurigai bisa menyebabkan kanker pada manusia. Karenanya, yang terbaik adalah mendaur ulang botol-botol ini, jangan menggunakannya berulang kali.

Tajuk yang diterbitkan dalam Environmental Health Perspectives edisi April 2010 menyatakan bahwa PET bisa meningkatkan penyebab kacaunya kelenjar endokrin. Penulis lain (Franz dan Welle) mempublikasikan bukti yang mengindikasikan bahwa ternyata PET juga meningkatkan kandungan penyebab kekacauan kelenjar endokrin dalam air mineral.

Kabar baiknya adalah bahwa botol plastik jenis ini mudah didaur ulang. Plastik tipe #1 (PETE) ini bisa didaur ulang menjadi berbagai produk seperti misalnya karpet, bagian-bagian kelengkapan mobil, kuas dan cat untuk keperluan industri.

Walau plastic ini mudah didaur ulang, namun untuk menghasilkan produk semacam ini sebenarnya jauh dari bertanggung jawab pada kelestarian lingkungan. Berkeley Ecology Center mendapati bahwa untuk memproduksi plastik tipe #1 ini membutuhkan sejumlah besar energi dan sumber daya, serta menghasilkan emisi racun ke lingkungan sekitarnya, menimbulkan polusi dan memperparah pemanasan global.

♥♥

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s