Pangkas Penggunaan Energi

Beberapa Tips Untuk Memangkas Penggunaan Energi

  1. Gunakan bola lampu fluorescent. Gantikan lampu pijar tungsram dan neon dengan lampu fluorescent. Hanya dengan melakukan itu saja kita sudah bisa menghentikan peningkatan pertumbuhan emisi CO2.
  2. Ketika mau mengganti peralatan rumah tangga, gunakanlah model yang hemat energi. Misalnya menggantikan lemari es model lama yang berdaya 320 Watt dengan model baru yang hanya berdaya 85 Watt. Pada setiap peralatan atau kendaraan yang menggunakan minyak dan gas, ketika terjadi pembakaran akan menghasilkan CO2, dengan tidak terus menggunakan peralatan yang dilengkapi kompresor yang mengeluarkan gas rumah kaca seperti pendingin ruangan, lemari es dan sebagainya. Semua peralatan ini perlu diatur penggunaannya karena pengaruh buruk yang dapat ditimbulkannya pada lapisan ozon. Untuk bisa melakukan hal ini memang diperlukan rasa tanggung-jawab, kemauan, kesadaran dan kepedulian yang tinggi. Gas-gas yang dihasilkan merupakan gas yang paling menyebabkan terjadinya Pemanasan Global yang sangat membahayakan kehidupan, dan gas ini akan tetap berada di atmosfir kita. Menggunakan peralatan hemat energi dan melakukan penghematan energi dapat membantu mengurangi emisi gas yang dihasilkan oleh perangkat pembangkit listrik. Jadi lebih baik kita tidak menggunakan peralatan yang tidak efisien dan mematikan alat rumah tangga, lampu dan peralatan yang menggunakan kompresor bila sedang tidak diperlukan.
  3. Gunakan mobil yang mengkonsumsi sedikit bahan bakar. Mobil sport biasanya lebih boros, yang berarti gas buangnya lebih banyak menimbulkan polusi. Demikian juga pembangkit listrik yang menggunakan bahan bakar fosil.
  4. Kalau dimungkinkan, mintalah untuk mengerjakan pekerjaan Anda di rumah. Kalau sebagian pekerjaan Anda bisa dikerjakan di rumah, maka kemacetan bisa dikurangi.
  5. Promosikan polling kendaraan, maksudnya, menyatukan orang-orang yang berangkat kerja kedaerah yang sama dalam satu kendaraan, bukannya menggunakan kendaraan pribadi masing-masing.
  6. Kampanyekan pembangunan jalur sepeda, tentukan beberapa rute sepeda ke pusat kota, pada jam berangkat dan pulang kantor, kendaraan di jalur itu harus berkecepatan tidak lebih dari 15 kilometer perjam. Kalau mau pergi ke suatu tempat yang tidak terlalu jauh jaraknya, cobalah berjalan kaki atau naik sepeda, itu bukan saja merupakan olahraga yang baik, tetapi dengan demikian kita telah peduli dan ikut membantu menyelamatkan lingkungan agar kondisinya tidak terus memburuk.
  7. Sebuah mobil cukup dipanaskan selama 2 menit, lebih dari itu sama saja dengan memboroskan bahan bakar, dan ikut meningkatkan Pemanasan Global.
  8. Sedapat mungkin gunakan kendaraan umum. Di negara maju kita bisa naik bus dengan nyaman, selain karena perawatan dan kebersihannya baik, juga tepat waktu.

Apa yang akan kita wariskan kepada anak-cucu kita?

Bukan merupakan rahasia lagi kalau kita, manusia, telah berpuluh-puluh tahun merusak lingkungan. Baru sekarang beberapa di antara kita mencoba membuat semua orang sadar akan akibat dari kurangnya kepedulian kita pada lingkungan dan apa yang akan terjadi kalau kita saat ini juga tidak melakukan perubahan dan berupaya menghentikan berlanjutnya Pemanasan Global yang sudah ada di depan mata.

Fokus kita, upaya kita, sebaiknya bertolak dari pemikiran tentang dunia macam apa yang akan kita wariskan kepada anak-cucu kita nanti! Bukankah dapat kita rasakan bahwa perubahan ini sedang berlangsung? Pengaruh ini akan mencapai puncaknya pada tahun 2100 nanti, itu kalau prediksi para ilmuwan benar dan kalau kita tidak mengubah cara hidup kita. Mari kita renungkan, tahun 2100 tidak sampai seratus tahun lagi. Kita pasti tidak ada di sini lagi, tetapi cucu-cucu kita masih ada, apa yang dapat kita wariskan kepada mereka?

Mari kita bersama-sama membantu menghentikan Pemanasan Global ini, mari kita lakukan bagian kita, sesuai dengan kemampuan kita masing-masing dalam menyelamatkan bumi, anak-cucu kita, serta kehidupan satwa dan tumbuhan lainnya. Mereka membutuhkan kita.

———-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s