Bintang Penghargaan

(MP 14)

Pada suatu ketika, ada seorang suci yang hidupnya sangat bermatiraga tinggal di puncak gunung. Dia tidak mau makan ataupun minum meskipun berada di bawah teriknya matahari. Nampaknya cara hidupnya mendapat restu dari surga, karena ada sebuah bintang yang sangat cemerlang bersinar di atas gunung tempatnya tinggal, bintang itu dapat dilihat oleh setiap orang bahkan di siang hari sekalipun, walau tidak ada orang yang tahu mengapa ada bintang seperti itu.

Pada suatu hari, orang itu memutuskan untuk mendaki gunung, seorang gadis kecil dari desa memaksa untuk ikut pergi bersamanya. Hari itu sangat panas dan segera saja kedua orang itu merasa haus. Dia menyuruh gadis itu untuk minum. Namun gadis itu menolak, dia tidak mau minum kalau sendirian. Orang itu menjadi bingung, ia tidak suka membatalkan puasanya, tetapi juga tidak senang melihat gadis kecil itu kehausan. Akhirnya diapun minum bersama gadis itu.

Lama dia tidak lagi berani memandang ke atas karena dia khawatir jangan-jangan bintang tadi telah menghilang. Bayangkan betapa terkejutnya dia karena ketika akhirnya dia melihat ke atas, dia lihat sekarang ada dua bintang cemerlang di atas gunung, bersinar lebih terang dari yang biasanya.

Apa gunanya menjadi vegetarian kalau masih suka marah-marah, penuh kedengkian dan selalu mementingkan diri sendiri?

———-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s