Berhenti Minum Obat Jangan?

(1015).

TANYA: Dalam lokakarya disebutkan bahwa Penyembuhan Prana adalah penyembuhan ‘komplementer’ dan dianjurkan agar kita meminta pasien agar meneruskan minum obat yang diberikan dokter seperti sebelumnya. Beberapa obat demikian keras sehingga nampaknya malah menghambat kemajuan kesembuhan yang seharusnya terjadi, terutama pada kasus seperti kencing manis, gangguan jantung, hepatitis atau penyakit lain yang oleh ilmu kedokteran barat dinyatakan tidak mungkin disembuhkan, peringatan yang menakutkan diberikan oleh dokter bahwa itu semua adalah risiko yang harus ditanggungnya, dan seterusnya. Pasien biasanya juga tidak punya keyakinan untuk mengurangi atau menghentikan obatnya. Dalam hal seperti ini, nampaknya kesembuhan yang seharusnya dihasilkan oleh Perawatan Prana tidak berhasil seperti seharusnya karena pengaruh obat yang diberikan. Paling tidak, itulah kecurigaan kami. Apa pendapat Anda mengenai hal ini? Jalan keluar apa yang Anda sarankan?

JAWAB: Hal itu benar. Dan satu-satunya hal yang dapat kita lakukan adalah memberi pemahaman kepada pasien. Ajak dia mengikuti Lokakarya Prana, dengan demikian dia akan mengerti kodrat sejatinya dan akhirnya bisa memutuskannya sediri. Dan, walaupun Penyembuhan Prana melengkapi pengobatan medis, kita tidak menjadikannya sebagai aturan “agar pasien melanjutkan minum obatnya seperti sebelumnya.” Sarankan padanya untuk mendengarkan tubuhnya. Baca buku yang ada kaitan dengan masalahnya. Cari second opinion. Lalu gunakan akal sehat.

———-

<- KEMBALI

One comment on “Berhenti Minum Obat Jangan?

  1. Saya adalah penderita penyakit Parkinson (buyuten/tremor) dan tertarik pada Penyembuhan Prana, namun saya baca pada Cara penyembuhan kok tidak ada cara penyembuhan untuk penyakit Parkinson.Bisakah penyembuhan prana ini untuk menyembuhkan penyakit parkinson?Mengomentari Berhenti minum obat jangan?agaknya kita perlu kembali fungsi penyembuhn prana adalah sebagai penyembuhan komplementer/pelengkap. jadi menurut saya minum obat (medik) bisa diteruskan. Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s