Makanan dan Nutrisi Mentah

Living Food, Diet Makanan dan Nutrisi Mentah 

Living Food? Apa itu?

Makanan yang terdiri dari sayuran dalam bentuk aslinya, dalam keadaan belum dipanaskan (belum dimasak) dianggap masih mentah dan hidup. Yang termasuk makanan mentah adalah buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, kecambah, padi-padian dan kacang polong yang sudah berkecambah, rumput laut, agar-agar, serta jus segar. Makanan yang masih hidup ini (Living Food) mengandung nutrisi daya hidup vital dalam rentang yang luas, seperti misalnya vitamin, mineral, asam amino, oksigen, air dan enzyme kehidupan. Manfaat nutrisinya sangat penting untuk kebutuhan mempertahankan fungsi tubuh manusia.

Siapa saja yang makan makanan mentah ini?

Para “Raw Foodist” (juga disebut Rawists) adalah mereka yang berusaha mendapatkan energi makanan yang hidup. Para Raw Foodists ini mengkonsumsi diet yang hampir semuanya tidak dimasak yang seluruhnya terdiri dari tanaman, biasanya paling tidak 75%, walaupun beberapa oang mengatakan 100% adalah yang paling benar. Beberapa orang penyuka makanan mentah kontemporer yang terkenal adalah koki makanan mentah Juliano, artis Demi Moore, dan pengarang buku, David Wolfe.

Penyuka makanan mentah dengan bangga menyatakan bahwa mereka telah mematahkan “kecanduan” mereka terhadap makanan yang dimasak dan diproses. Mereka memberi tahu kita bahwa memasukkan beberapa menu makanan mentah setiap minggu merupakan permulaan yang bagus yang akan membawa kita pada perubahan segera pada tubuh sehingga merasa lebih baik dan memiliki lebih banyak energi. Walaupan Anda punya jadual yang padat, akan tetap mudah mempersiapkan resep makanan mentah yang lengkap dengan membelinya di toko makanan sehat dan di pasar tradisional.

Bagi siapa saja yang berminat melompat langsung ke 100% diet makanan mentah, disarankan agar Anda terlebih dahulu meluangkan waktu untuk melakukan riset berbagai makanan yang dapat langsung Anda makan dalam keadaan mentah, memahami sifatnya yang unik, dan menyediakan waktu untuk belajar dari seorang pengajar dan ahli nutrisi.

Makan makanan mentah adalah proses belajar yang membutuhkan kesabaran dan belajar mendengarkan kebutuhan tubuh. Seiring berjalannya waktu, diet makanan mentah dapat membantu seseorang memperoleh sistem tubuh yang lebih sensitif pada apa yang diinginkan tubuh, dan yang baik baginya (kadang bertentangan dengan ego dan pikiran kita). Banyak di antara orang yang mengkonsumsi 100% makanan mentah menyatakan bahwa mereka merasakan peningkatan energi, dapat bermeditasi dengan lebih dalam, berumur panjang dan hidup sehat.

Mengapa makan makanan mentah?

Manfaat menjadi vegan-sayuran mentah tak terbatas. makanan mentah mudah dicerna, dan mereka menyediakan energi dalam jumlah maksimum dengan upaya tubuh yang minimal. Penelitian menunjukkan bahawa Living Food mempunyai kekuatan menyembuhkan, dan dapat meringankan berbagai macam penyakit seperti kekurangan energi, alergi, gangguan pencernaan, kekebalan tubuh lemah, kolesterol tinggi, candida (sejenis jamur), kegemukan dan masalah berat badan (menormalkan berat badan), dan sebagainya.

Penelitian dan pengalaman hidup yang sesungguhnya juga menunjukkan bahwa seseorang dapat mencegah sel-sel tubuh yang sehat berubah menjadi sel kanker yang ganas dengan mengkonsumsi makanan yang sebagian besar mentah yang seluruhnya terdiri dari makanan organik!

Apa yang salah dengan makanan yang dimasak?

Panas merubah susunan makanan. makanan yang telah dipanaskan kehilangan semua daya hidupnya, dan enzyme mereka yang sangat diperlukan dihancurkan. Sistem pencernaan harus bekerja lebih keras dan lebih lama untuk dapat memproses makanan yang dimasak, agar bisa memperoleh nutrisi dan energi darinya.

Sekali dimasak, makanan bisa kehilangan sampai 85% nilai nutrisinya. Para penyuka makanan mentah menyenbutnya dengan “makanan Mati.” Karena sesungguhnya kita adalah apa yang kita makan, mengkonsumsi energi yang sudah mati dari makanan mati membuat tubuh kita terasa berat dan lemah.

Cobalah diet makanan mentah dan lihat apakah Anda bisa mengatakan perubahan apa saja yang terjadi! Barang kali menyertakan kecambah atau salad dalam makanan Anda untuk menambah kesegaran dan nutrisi vital pada diet mentah Anda.

Proses berkecambah mengeluarkan berbagai enzyme dan nutrisi kehidupan dalam biji yang sedang tumbuh, polong-polongan dan biji-bijian yang pada gilirannya membuatnya lebih mudah dicerna.

Kecambah adalah makanan hidup yang penuh dengan vitamin dan mineral murni, kaya akan chlorophyl dan sumber utama protein nabati.

———-
Iklan

2 comments on “Makanan dan Nutrisi Mentah

  1. layak dan boleh dicoba tapi hasil riset dulu lah yg paling menentukan, skrg banyak tumbuhan yg pada saat proses pembesaran tak luput dari pestisida, pupuk anorganik….maka apabila tumbuhan tsb masih disertakan oleh zat tsb sangat membahayakan tubuh kita.

  2. Aqu dah 7thn ga makan masakan.
    Daging,susu,telor,air pun, yg kata Depkes mengandung berbagai bakteri yg patogen, kumakan mentah.
    Anak,irtri,saudara,org tua, mertua,paman,tetangga,kerabat,temen, dan para pasien, tlah 7-9thn minum air mentah.
    Dg serba mentah, kita tak perlu mengeluarkan biaya lbih dri Rp1jt utk menyembuhkan pnyakit2; AIDS,diabet,hepatitis,maag,kanker,cyste,lypoma,autis,epilepsi,stroke,lumpuh,gagal ginjal, gagal jantung,hyper/hypo tensi/kolesterol/tiroid, mandul,impotensi,susah tidur, tidur ngorok,mimpi buruk,rematik,asm urat,encok,exzym, &sluruh pnykit yg mampu disebut olh manusia.
    Dg mentahan, qt,negara, tak perlu ngeluarkan biaya vaccin,imunisasi.
    Mari kembali ke hukum alam yg tlah mjd kepastian Tuhan.
    Anda ragu?
    Please tlg/sms;
    08 5353 78 0909.
    08 5659 78 7474.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s