Memaafkan dan Cinta

Memaafkan & Cinta-kasih

Beberapa penyakit berat berasa dari emosi. Sebagian pasien menyimpan begitu banyak sakit hati ata rasa benci yang mendalam terhadap orang-orang tertentu. Meskipun penyembuhan dengan Tenaga Prana telah banyak memperbaiki kondisi pasien, laju penyembuhan akan jauh lebih cepat jika pasien secara sengaja berupaya untuk memaafkan mereka yang – baik memang benar atau hanya anggapannya saja – telah menyakiti hatinya. meskipun cakra solar plexus dan cakra-cakra lain sudah sangat bersih sesudah perawatan dengan tenaga prana, bila pasiennya mengingat lagi orang-orang atau peristiwa yang menyakitkan tadi, maka solar plexusnya akan mengalami penumpukan dan kembali kotor yang juga akan berpengaruh merugikan bagi sebagian cakra dan sebagian organnya. Kecuali jika pasiennya bersedia memaafkan, penyembuhannya akan lamban atau penyakitnya akan kambuh lagi. Tindakan memaafkan bersifat menyembuhkan dan diperlukan untuk kesehatan yang baik. Memaafkan itu membantu menormalkan cakra solar plexus dan cakra-cakra lain yang terkena.

Kebiasaan bersikap kritis, mudah jengkel atau marah, juga sangat tidak higienik dan untuk jangka panjang buruk bagi kesehatan. Obatnya tentu saja dengan belajar menghargai perbuatan baik orang lain, mengamalkan cinta-kasih dan belajar bersikap tenang. Lebih mudah memakai sepatu daripada mencoba meratakan seluruh permukaan tanah yang kasar. Lebih mudah untuk bersikap ramah, toleran, dan objektif, daripada mencoba mengubah dan memperbaiki setiap orang.

Artkel ini dikutip dari buku: Penyembuhan dengan Tenaga Prana tingkat Lanjut, halaman 41.

———-

3 comments on “Memaafkan dan Cinta

  1. Terimakasih untuk pencerahannya.Tetapi bagaimana kalau para politikus kan mereka harus bersikap kritis terus.Kasihan deh tuh anggota Dewan Yth.

  2. Jadi bagaimana membersihkan cakra jika kita sudah pnya rasa benci atau sakit hati yang terjadi bukan karena salah kita yg tentunya tidak bisa kita buang begitu saja????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s