Tanya-Jawab Vegetarian (1)

Tanya jawab tentang Vegetarian:

Tanya (T) : Makan hewan merupakan pembunuhan makhluk hidup, bukanlah makan sayuran juga merupakan pembunuhan?

Jawab (J) : Makan tumbuhan juga membunuh makhluk hidup dan akan menciptakan sedikit karma perintang, namun akibatnya sangat kecil. Karena kita harus makan untuk kelangsungan hidup, kita memilih makanan yang memiliki kesadaran terendah dan rasa penderitaan paling sedikit. Tumbuh-tumbuhan mengandung 90% air, karena itu tingkat kesadaran mereka rendah hampir tidak merasakan penderitaan. Lebih jauh lagi, ketika kita makan banyak macam sayuran, kita tidak memotong akar mereka, kita membantu mereka berkembang biak dengan cara memotong dahan dan daun-daunnya, pada akhirnya dapat memberi manfaat pada tumbuhan. Karena itu, para ahli perkebunan (hortikuturis) mengatakan bahwa memangkas tumbuhan membantu tumbuhan berkembang lebih besar dan lebih cantik.

Ini bahkan lebih nyata dengan buah-buahan. Ketika buah-buahan masak, dengan aroma yang harum, warna yang indah, dan rasa yang enak, akan menarik orang untuk memakannya. Dengan cara ini, pohon buah-buahan dapat mencapai tujuan menyebar benih ke area yang lebih luas. Jika kita tidak memetik dan memakannya, buah akan terlalu matang, lalu jatuh ke tanah dan membusuk. Benihnya akan tertutup dari sinar matahari oleh pohon di atasnya dan akan mati. Jadi, makan sayuran dan buah-buahan merpakan kecenderungan alami, yang tidak mengakibatkan penderitaan sama sekali terhadap tumbuhan ini.

T : Kebanyakan orang berpendapat bahwa vegetarian lebih pendek dan kurus daripada pemakan daging. Apakah ini benar?

J : Vegetarian tidak selalu lebih pendek dan lebih kurus. Jika diet mereka seimbang, mereka juga dapat tumbuh tinggi dan kuat. Seperti yang dapat Anda lihat, semua binatang besar seperti gajah, sapi, jerapah, kuda nil, kuda dan lain-lain hanya makan sayuran dan buah-buahan. Mereka lebih kuat daripada karnivora, sangat jinak dan bermanfaat bagi umat manusia. Namun binatang pemakan daging sangat buas dan tidak berguna. Jika manusia banyak makan daging, mereka juga akan dipengaruhi oleh sifat dan kualitas binatang yang dimakannya. Pemakan daging tidak senantiasa lebih tinggi dan kuat, namun usia mereka pada umumnya lebih pendek. Bangsa eskimo hampir melulu makan daging, apakah mereka lebih tinggi dan lebih kuat? Apakah umur mereka panjang? Hal ini saya kira dapat Anda pahami lebih jelas.

T : Dapatkah vegetarian makan telur?

J : Tidak. Kita makan telur, juga termasuk membunuh makhluk hidup. Sebagian orang mengatakan bahwa kita dapat membeli telur ayam negeri, jadi memakannya tidaklah membunuh makhluk hidup. Ini kelihatannya seperti benar. Telur yang tidak subur hanya karena dikekang oleh keadaan sehingga telur tidak dapat berkembang menjadi ayam. Meskipun demikian, telur masih mengandung benih daya kehidupan yang diperlukan untuk ini. Kita mengetahui bahwa telur mempunyai benih daya kehidupan; kalau tidak mengapa telur merupakan satu-satunya jenis sel yang dapat disuburkan? Sebagian orang menunjukkan bahwa telur mengandung gizi kebutuhan pokok, protein dan fosfor, yang penting bagi tubuh manusia. Namun, protein dapat diperoleh dari tahu, dan fosfor dapat diperoleh dari banyak sayuran seperti kentang.

Kita mengetahui sejak zaman dahulu sampai sekarang, banyak terdapat biarawan yang tidak makan daging atau telur dan masih berumur panjang. Misalnya Guru Ying Guang hanya makan semangkuk sayuran dan nasi setiap kali makan, dan dia hidup sampai umur delapan puluh tahun. Di samping itu, kuning telur mengandung banyak kolesterol, yang merupakan penyebab utama penyakit jantung, penyebab kematian nomor satu di Amerika dan Formosa. Tidaklah mengherankan kalau kita melihat banyak pasien pemakan telur!

T: Manusia memelihara hewan dan unggas, seperti babi, sapi, ayam, bebek dan lain-lain. Mengapa kita tidak boleh memakannya?

J : Jadi? Orang tua memelihara anak-anaknya. Apakah orang tua mempunyai hak memakan anak-anaknya? Semua makhluk hidup mempunyai hak untuk hidup, dan tidak seorangpun yang dapat mengambil nyawa mereka. Kita melihat hukum yang berlaku di Hong Kong, bahkan bunuh diri dianggap melanggar hukum, apalagi membunuh makhluk hidup lainnya?

T : Binatang dilahirkan untuk dimakan manusia. Jika kita tidak memakan mereka, mereka akan memenuhi bumi. Benarkah?

J : Ini merupakan ide yang tidak masuk akal. Sebelum Anda membunuh binatang, apakah Anda bertanya kepada binatang apakah bersedia dibunuh dan dimakan atau tidak? Semua makhluk hidup ingin hidup dan takut mati. Kita tidak ingin dimangsa macan, jadi mengapa binatang harus dimakan oleh manusia? Manusia berada di bumi selama beberapa puluhan ribu tahun, tetapi sebelum umat manusia muncul di bumi, banyak jenis binatang telah ada. Apakah mereka memenuhi bumi? Makhluk hidup menjaga keseimbangan ekologi secara alami. Ketika terdapat kekurangan makanan dan ruang tinggal, akan timbul penurunan populasi dengan drastis. Penurunan ini akan menjaga keseimbangan pada tingkat yang wajar.

T : Mengapa kita harus menjadi vegetarian?

J : Saya menjadi vegetarian karena kehendak Tuhan yang ada dalam diri saya. Makan daging bertentangan dengan prinsip universal “tidak membunuh.” Kita sendiri tidak ingin dibunuh, kita sendiri tidak ingin kecurian. Sekarang, jika kita melakukan hal itu terhadap orang lain, kita bertindak bertentangan dengan nurani kita, dan itu membuat kita menderita. Segala perbuatan Anda yang bertentangan dengan orang lain membuat Anda menderita. Anda tidak dapat menggigit diri sendiri dan Anda tidak seharusnya menusuk diri sendiri. Sama halnya Anda seharusnya tidak membunuh, karena hal itu bertentangan dengan prinsip kehidupan. Jiwa kita tidak terbatas pada bagian jasmani ini, melainkan dikembangkan ke dalam jiwa binatang dan semua makhluk hidup. Itu akan membuat kita lebih agung, lebih mulia, lebih bahagia, dan tidak terbatas, setuju?

T : Dapatkah Anda menjelaskan pola hidup vegetarian dan bagaimana hal ini dapat bermanfaat bagi perdamaian dunia?

J : Ya. Anda melihat kebanyakan perang terjadi di dunia disebabkan oleh alasan ekonomi, mari kita hadapi kenyataan ini. Kesulitan ekonomi sebuah negara akan menjadi semakin kritis ketika terjadi kelaparan, kekurangan pangan atau pembagian pangan yang tidak merata di berbagai negara. Jika Anda meluangkan waktu untuk membaca majalah dan menyelidiki fakta tentang diet vegetarian, Anda akan mengetahuinya dengan jelas. Memelihara sapi atau hewan untuk diambil dagingnya telah menyebabkan ekonomi kita ambruk dalam segala segi dan mengakibatkan kelaparan di seluruh dunia. paling tidak di negara dunia ketiga. Bukan saya yang mengatakan hal ini, melainkan seorang warga Amerika yang telah melakukan penyelidikan di bidang ini, kemudian ia menulis sebuah buku mengenai hal ini. Anda dapat pergi ke toko buku manapun dan membaca artikel tentang penyelidikan vegetarian dan pengolahan makanan. Anda dapat membaca Diet For a New America karya John Robbins. Ia adalah seorang jutawan es krim yang sangat terkenal. Ia meniggalkan semua usahanya untuk menjadi vegetarian dan menulis buku vegetarian sehingga bertentangan dengan tradisi keluarga dan usahanya, tetapi ia melakukan semua ini demi kebenaran. Buku itu sangat bagus. Masih banyak buku dan majalah lainnya yang dapat memberi informasi dan fakta tentang bervegetarian dan sumbangsihnya bagi perdamaian dunia. Anda lihat, kita menghabiskan sumber daya pangan kita untuk makanan ternak. Anda mengetahui berapa banyak protein, obat-obatan, sumber air, sumber daya manusia, mobil, truk, pembangunan jalan, dan ratusan ribu hektar tanah disia-siakan sebelum seekor sapi dapat dikonsumsi. Semua barang tersebut diatas dapat dibagikan secara merata ke negara-negara yang belum berkembang, kemudian kita dapat mengatasi masalah kelaparan. Jadi sekarang, jika suatu negara memerlukan bahan pangan, mungkin negara itu akan menyerang negara lain demi menyelamatkan penduduk mereka. Dalam jangka panjang, hal ini telah menciptakan sebab akibat yang tidak baik. “Apa yang Anda tebar itulah yang akan Anda tuai” (Galatia 6:7). Jika kita membunuh seseorang demi makanan, kelak kita juga akan dibunuh untuk disantap, dalam bentuk makhluk lain, pada generasi berikutnya. Sungguh sayang. Kita begitu pandai, beradab, tetapi kebanyakan dari kita tidak mengetahui mengapa negara-negara tetangga kita menderita. Itu disebabkan oleh cita rasa, selera, dan perut kita. Untuk memberi makanan dan memelihara satu orang, kita membunuh begitu banyak makhluk hidup, dan mengakibatkan banyak sesama umat manusia kelaparan. Kita masih belum menyinggung tentang hewan-hewan. Kemudian rasa bersalah ini, secara sadar atau tidak, akan menurunkan tingkat kesadaran kita. Hal itu menyebabkan kita menderita kanker, penyakit paru-paru (TBC), dan penyakit lainnya yang tidak dapat disembuhkan termasuk AIDS. Tanyakan kepada diri Anda, mengapa negara Anda, Amerika, yang paling banyak menderita? Amerika mempunyai jumlah penderita kanker yang paling banyak di dunia, karena orang Amerika suka makan daging sapi. Mereka makan lebih banyak daripada negara lain. Tanyakan kepada diri Anda mengapa tidak banyak penderita kanker di Cina atau negara komunis lainnya. Mereka tidak banyak makan daging. Hal ini diketahui dari hasil penelitian.

T : Keuntungan rohani apa yang kita dapatkan dari menjadi vegetarian?

J : Saya merasa gembira Anda bertanya dengan cara ini karena berarti Anda hanya mementingkan atau memperhatikan segi keuntungan rohani. Kebanyakan orang mementingkan kesehatan, diet, dan bentuk badan ketika mereka membicarakan diet vegetarian. Segi rohani dari diet vegetarian adalah hal yang sangat bersih tanpa kekerasan. Anda tidak boleh membunuh (Keluaran 20:13). Ketika Tuhan berfirman hal itu kepada kita, Ia tidak mengatakan jangan membunuh manusia, Ia mengatakan jangan membunuh segala makhluk hidup. Tidakkah Ia mengatakan bahwa Ia menciptakan semua binatang untuk menemani kita, membantu kita? Tidakkah Ia menyerahkan binatang dibawah asuhan kita? Ia berfirman, Peliharalah mereka, berkuasalah atas mereka (Kejadian 1:26,28). Ketika Anda berkuasa atas rakyat Anda, apakah Anda membunuh rakyat Anda dan menyantapnya? Lalu, Anda menjadi raja tanpa rakyat? Jadi, sekarang Anda mengerti mengapa Tuhan berkata demikian. Kita harus melaksanakannya. Tidak perlu bertanya-tanya kepada Tuhan. Ia berkata dengan sangat jelas, tetapi siapakah yang memahami Tuhan, kecuali Tuhan sendiri? Sekarang Anda harus menjadi seperti Tuhan, demi memahami Tuhan. Saya mengundang Anda kembali seperti Tuhan, menjadi diri Anda sendiri, tidak menjadi orang lain. Bermeditasi menghadap Tuhan bukan berarti kita memuja Tuhan, itu berarti Anda menjadi Tuhan. Anda menyadari bahwa Anda dan Tuhan sebenarnya adalah satu. Aku dan Bapa adalah Satu (Yohannes 10:30), tidakkah Yesus berkata demikian? Jika Ia mengatakan bahwa Ia dan Ayah-Nya adalah satu. Kita dan Ayah-Nya juga dapat menjadi satu, karena kita juga anak-anak Allah. Dan, Yesus juga berkata bahwa apa yang Dia lakukan, kita bahkan dapat mengerjakannya lebih baik (Yohannes 14:12).

Jadi, sekarang Anda mengetahui bahwa dalam Alkitab sangat jelas tertulis bahwa kita harus menjadi vegetarian. Demi semua alasan ilmiah, demi semua alasan welas asih, dan demi menyelamatkan dunia, kita harus menjadi vegetarian. Dinyatakan dalam beberapa hasil penyelidikan bahwa jika orang-orang Barat di Amerika, makan vegetarian hanya sekali seminggu, kita akan dapat menyelamatkan enam belas juta orang dari kelaparan setiap tahun. Maka dari itu, jadilah pahlawan, jadilah vegetarian. Untuk semua alasan ini, meskipun Anda bukan pengikut saya, tidak berlatih dengan metoda yang sama, tolong menjadi vegetarian, demi kepentingan Anda sendiri, demi kepentingan dunia. (bersambung)

———-

2 comments on “Tanya-Jawab Vegetarian (1)

  1. Hmm, bagaimana anda bisa menjelaskan Tuhan Yesus sendiri yang memberikan roti dan ikan sebagai makanan bagi +/- 5000 orang? dan kenapa Allah meminta kurban persembahan kambing domba terbaik di perjanjian lama? Thanks

  2. Well, seperti anda tahu, banyak kontradiksi dalam agama. So, bisa anda pikirkan bagaimana bahayanya agama jika kita tidak mencari essensi dari agama tersebut. Kita semua tidak perlu iming-iming surga atau ancaman neraka untuk berbuat baik pada sesama (termasuk hewan dan lingkungan). Kita tidak perlu para petinggi agama untuk mendoktrin apa yang baik dan apa yang jahat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s