Cara Menafsirkan Aura, I

CARA MELIHAT DAN MENAFSIRKAN AURA, bagian pertama
Disadur oleh: Wulandari 

Berikut ini adalah ringkasan materi lokakarya yang diberikan Oleh Dr. Tom J. Chalko MSc. PHd. tentang cara melihat dan menafsirkan aura.

Dalam mempraktekkan Penyembuhan dengan Tenaga Prana, kemampuan melihat aura akan sangat membantu mendiagnosa penyakit yang diderita pasien kita, juga dapat digunakan untuk mengamati efek energi yang kita berikan pada tubuh pasien kita.

Walaupun Prana sendiri mempunyai teknik yang lebih sederhana, sengaja di sini kita sajikan berbagai teknik yang lain, ini adalah artikel kedua yang membahas teknik pewaskitaan, khususnya yang berhubungan dengan usaha kita melihat aura. Agar nanti kita dapat membandingkannya dengan lokakarya Higher Clairvoyancy yang diberikan oleh Master Choa.

Prakata

Di dunia ini tak ada satupun yang paranormal, kecuali keterbatasan pemahaman kita tentang alam, yang kita sangka kita ketahui di dunia ini sekarang sebenarnya hanyalah sebuah tetesan kecil dalam samudra luas pengetahuan.

Pada masa lalu orang mengagumi hal-hal yang tak dapat dijelaskan dan menyebutnya dengan keajaiban. Pada zaman dahulu, banyak orang yang mampu melihat aura, orang-orang yang sangat berkembang spiritualitasnya seperti Buddha, Kristus dan murid-murid langsung mereka digambarkan dengan halo keemasan disekitar kepalanya, itu karena beberapa pelukis benar-benar dapat melihat aura.

Jauh di pedalaman Kimberley Barat, Australia, di dalam sebuah gua purbakala, dapat dilihat sebuah lukisan dinding yang sudah berumur ribuan tahun, yang menggambarkan orang-orang dengan halo keemasan.

Alam memberi kita semua yang diperlukan untuk melihat aura. Yang masih dibutuhkan adalah pengetahuan bagaimana cara menggunakan indra kita secara bersamaan dengan penuh kesadaran.

Kalau anda memutuskan untuk tidak mencoba, maka anda tidak akan pernah melihat aura. Bila sesuatu dapat anda lihat sendiri, maka anda tidak lagi perlu mengandalkan bantuan orang lain. Anda akan lebih dapat memahami dan dapat menggunakan pengetahuan anda untuk belajar lebih banyak.

Semua orang mampu melihat aura walau dalam tingkatan yang berbeda. Daripada menciptakan aura misteri disekeliling kemampuan yang baru saja saya peroleh, lebih baik saya menunjukkan kepada setiap orang kemampuan mata mereka. Ketika hampir setiap orang (termasuk anak-anak) melihat hal yang sama (aura), saya yakin bahwa ini merupakan bagian dari keberadaan kita yang berhak atas perhatian kita.

Artikel ini merupakan ringkasan seminar yang dibawakan oleh DR. Tom J. Chalko, agar mencapai hasil yang memuaskan dari waktu ke waktu sebaiknya anda merujuk pada tulisan ini.

Apa sebenarnya Aura itu?

Segala sesuatu di alam semesta ini hanyalah sebuah getaran. Setiap atom, setiap bagian dari atom, setiap elektron, setiap partikel dasar, bahkan pikiran dan juga kesadaran kita hanyalah sebuah getaran. Dapat dikatakan bahwa aura adalah sebuah getaran yang mengelilingi sebuah obyek.

Untuk keperluan membaca aura, definisi sederhana ini sudah mencukupi , sehingga kita dapat melatih diri kita sendiri untuk melihat getaran aura.

Aura disekitar makhluk hidup (manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan) selalu berubah sepanjang waktu, kadang-kadang dengan sangat cepat. Aura diseputar benda mati (batu, kristal, air) biasanya tetap. Kenyataan diatas sudah dibuktikan oleh para ilmuwan Rusia yang menggunakan peralatan yang menghasilkan efek Kirlian untuk mempelajari aura sejak limapuluh tahun terakhir ini.

Aura disekeliling manusia sebagian terdiri dari radiasi elektromagnetik, merentang dari gelombang pendek infra merah sampai ke sinar ultra violet. Frekwensi rendah gelombang mikro dan infra merah merupakan bagian dari spektrum (panas tubuh) yang nampaknya berhubungan dengan berfungsinya tubuh tingkat rendah kita (struktur dan metabolisme, sirkulasi dan sebagainya), sedangkan yang berfrekwensi tinggi (bagian ultraviolet) lebih berhubungan dengan aktifitas sadar kita seperti berpikir, kreatifitas, pamrih, rasa humor dan emosi. Para ilmuwan Rusia tiga dekade lebih maju dibandingkan dengan siapapun dalam penelitian aura, mereka menemukan bahwa DNA kita bisa diubah dengan cara mempengaruhi aura gelombang mikronya.

Bagian aura yang terdiri dari energi ultra violet frekwensi tinggi sangat penting dan paling menarik tetapi secara umum tidak pernah diteliti. Bagian ini dapat dilihat dengan mata telanjang.

Untuk apa kita melihat aura?

Warna dan intensitas aura, terutama disekitar dan diatas kepala mempunyai arti khusus. Dengan memperhatikan aura seseorang, anda dapat melihat apa yang dipikirkan seseorang sebelum orang tersebut mengutarakannya. Anda juga dapat mengetahi apakah seseorang berbohong atau berkata jujur hanya dengan memperhatikan auranya. Tak ada seorangpun yang dapat berbohong tanpa terdeteksi. Anda tidak akan dapat dibohongi, karena memang aura menunjukkan maksud sebenarnya dari seseorang.

Aura juga merupakan cerminan spiritualitas seseorang. Bila anda melihat seseorang yang mempunyai aura yang cerah dan jernih, anda dapat memastikan bahwa orang itu adalah orang yang baik hati dan telah berkembang spiritualitasnya, walaupun bila orang itu sangat rendah hati atau tidak menyadarinya.

Kalau anda melihat seseorang dengan aura abu-abu atau gelap, anda dapat memastikan bahwa orang ini mempunyai niat yang kurang baik, tanpa memperhatikan betapa keren, mengesankan tutur katanya, terpelajar, tampan dan rapinya penampilannya.

Sangat penting untuk memeriksa setiap pemimpin religius, guru spiritual, master atau guru. Orang-orang ini seharusnya mempunyai halo berwarna kuning keemasan yang jernih dan cerah disekitar kepalanya. Kalau tidak demikian, lebih baik anda lupakan mereka.

Menjadi anggota sebuah sekte atau aliran yang dipimpin oleh seorang yang tidak memenuhi syarat, tanpa aura yang baik sangat berbahaya bagi kesadaran batin anda. Apa bahayanya? Bila tiba saatnya untuk benar-benar mengamalkan informasi yang tersimpan dalam kesadaran anda, hampir tidak ada satupun yang cukup berguna disitu. Bila anda memusatkan kehidupan anda untuk mengikuti ritual dan kelompok orang lain, dalam hal seperti ini sangatlah penting untuk mempelajari kembali segala sesuatu dari permulaan. Kebanyakan sekte dan pimpinan politik hanya punya dua tujuan; uang dan kekuasaan untuk mengontrol orang lain, anda dapat melihat ini dari auranya.

Bayangkan perubahan positif yang akan terjadi bila banyak orang dapat melihat aura para pemimpinnya dan mulai memilih mereka berdasarkan pada aura mereka.

Dengan membaca aura, anda dapat mendiagnosa kelainan dalam tubuh seseorang jauh sebelum gejala fisiknya nampak. Dengan secara sadar mengontrol aura anda sendiri, sebenarnya anda dapat menyembuhkan diri anda sendiri, jadi kepekaan tangan dalam menelusuri pasien anda tidak begitu diperlukan, tinggal melihat aura dan cakra seseorang, anda sudah dapat menyimpulkan penyakitnya.

Bagaimanapun menyembuhkan tubuh fisik bukan apa-apa kalau dibandingkan dengan apa yang dapat anda lakukan dengan melihat dan membaca aura bagi perkembangan kesadaran, pengembangan spiritual dan pemahaman kita terhadap alam.

Semua orang memiliki aura

Tetapi kebanyakan orang memiliki aura yang lemah dan suram. Ini merupakan akibat langsung dari sikap hidup yang materialistik, ini menghambat pengembangan kesadaran batin, meningkatkan rasa takut, iri hati dan emosi sejenis lainnya. Sikap semacam ini menekan keadaan alaminya dan akhirnya juga menyebabkan auranya terhambat.

Ketika anda belajar melihat aura, bersiaplah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berat seperti: “Dapatkah kamu mengatakan seperti apa auraku?” dan ketika anda sama sekali tidak melihat aura atau mungkin anda melihat sesuatu yang tidak ingin anda katakan, jawaban anda yang paling tepat adalah: “Mengapa anda tidak belajar untuk melihatnya sendiri?”

Ketika orang menyadari bahwa aura mereka dipamerkan tanpa sengaja dan banyak orang lain dapat melihatnya, mereka akan menjaga apa yang mereka pikirkan, dan akhirnya mereka akan mencoba melihat dan meningkatkan aura mereka sendiri. Dan dalam prosesnya, bila semua orang dapat melihat dan membaca aura, mereka akan menjadi lebih baik dan lebih bijaksana, dengan demikian nanti seluruh dunia pasti akan bertambah baik.

Anak-anak dan aura

Anak yang masih sangat kecil (sampai umur 5 tahun) dapat melihat aura secara alami, bayi sering kali melihat diatas kepala orang yang berada dihadapannya. Bila dia tidak suka pada warna aura yang ada diatas kepala, atau bila warnyanya tidak sama dengan warna aura orang tuanya, dia menangis, betapapun lebarnya orang itu tersenyum.

Anak-anak mempunyai aura yang lebih bersih dan lebih kuat dibandingkan dengan aura kebanyakan orang dewasa, yang biasanya diperbudak oleh dunia materi dan mengesampingkan kesejatiannya dengan melakukan kebiasaan yang salah.

Seorang anak laki-laki berumur 12 tahun mengatakan bahwa ketika dia masih kecil dia dapat melihat aura setiap saat, tetapi tidak ada orang yang mempedulikannya sehingga dia mengira hal ini tidak penting dan menduga bahwa ada yang salah dengan penglihatannya. Ini adalah kasus yang umum, menurut pendapat saya, anak-anak harus belajar melihat aura sejak dini, sehingga mereka tidak perlu kehilangan kemampuan alami mereka.

Bersambung….

———-

Komentar

  • forex  On Februari 9, 2009 at 2:08 am

    artikel yang sangat menarik.

  • nana ruh  On Agustus 3, 2009 at 9:00 am

    pengin belajar prana dasar dunkz,,

    • pranaindonesia  On Agustus 23, 2009 at 3:16 pm

      Silahkan mendaftar ke sekretariat kami. Terimakasih!

  • haris taniwidjaja  On April 16, 2011 at 2:23 pm

    yth para guru pembimbing saya mohon ajarkan cara saya mulai dr tingkat dasar cara melihat aura sya sendiri karena saya belum mengerti tentang itu. ok thx dan mohon jawab pertanyaan saya yang kemarin dan hari ini

  • NP_chocobada  On Agustus 25, 2011 at 11:30 am

    Sy mau bertanya anak putri sy pd usia 11 th baru tau bisa melihat aura dan penyakit dan baca watak tapi dia anggap biasa dan di biarkan saja.Klo sy tanya utk lihat aura sy dia malas.Yang mau sy tanya apakah emang seperti ini dan pada usia brapa di mulai mau mengasah pemberian Tuhan ini.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 158 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: